Letak Astronomis ASEAN

Letak Astronomis ASEAN

Letak astronomis ASEAN – astronomi ASEAN merupakan sebuah kerja sama dengan negara-negara Asia Tenggara dengan bidang ekonomi, politik, budaya, serta pendidikan. Selain itu negara ASEAN terdiri atas 11 Negara, diantarnya adalah negara Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, Vietnam, Singapura, Laos, Myanmar, Brunei Darussalam, Kamboja, dan Timur Leste.

Selain itu kerja sama Negara ASEAN memang berawal dari dasar, yang didasari dengan persamaan dan letak geografis yang memang sangat berdekatan. Bahkan hal ini sangat untuk memudahkan kerja sama, karena negara tersebut letaknya yang sangat berdekatan.

Letak wilayah geografis ASEAN memang pada dasarnya sangat strategis, kenyataannya letak geografis ini berada dalam 2 (Dua) Samudera dan 2 (Dua) Benua. Pada samudera ini letaknya yang bergandengan dengan wilayah ASEAN, yakni samudera Pasifik dan samudera Hindia.

Nah, pada kita kali ini akan membahas mengenai letak astronomis ASEAN, lengkap beserta penjelasannya untuk selengkapnya simak dibawan ini dengan seksama.

Letak Astronomis ASEAN

Berdasarkan letak astrominis ASEAN, letak ASEAN terlatak pada posisi 28°LU–11°LS dan 93°BT–141°BT. Pada penentuan astronomis ini, memang letaknya tetap didasarkan sesuai letak wilayah pada garis bujur dan garis lintang.

Maksudnya wilayah ASEAN, memang terbentang mulai dari titik 28° LU, hingga sampai dengan 11° LS, dan 93° BT, hingga sampai dengan 141° BT.

Dari keseluruhan wilayah ASEAN ini, memang berada dalam bumi bagian timur, tetapi menurut secara vertical ASEAN sebenarnya berada dalam bumi bagaian utara, dan bagian selata. Sehingga dengan demikian wilayah ASEAN tersebut membentang mulai dari LU (Lintang Utara) – LS (Lintang Selatan).

Dari jumlah 11 negara ASEAN, 10 dari negara tersebut merupakan negara yang masuk pada bagian utara. Sedangkan khusus Indonesia sendiri merupakan negara yang masuk pada bagian utara dan selatan. Namun untuk Timur Leste belum masuk dalam anggota resmi, hal ini dikarenakan wilayahnya yang terletak pada bagian selatan.

Peta Asia Tenggara

Pengaruh Letak Astronomis ASEAN

Pengaruh Letak Astronomis ASEAN

Berikut beberapa dampak dan pengaruh dari letak astronimis ASEAN, untuk penjelasannya simak dibawah ini :

  • Iklim

Letak ASEAN yang pada dasarnya memang berdekatan dengan garis khatulistiwa, maka dengan demikian sebagian dari negara ASEAN memiliki iklim tropis. Salah satunya adalah Asia Tenggara yang merupakan wilayah daerah yang mampu mendapatkan sinar matahari dalam sepanjang hari, karena Asia Tenggara merupakan daerah Iklim tropis.

  • Cuaca

Dari kebanyakan ASEAN memang memiliki iklim tropis, sehingga mengakibatkan sebagian Negara ASEAN memiliki dua iklim, salah satunya seperti negara Indonesia yang hanya memiliki 2 musim saja, yakni musim hujan dan musim kemarau.

  • Curah Hujan

Dampak dari letak astronomis ASEAN, juga dapat mengakibatkan curah hujan turun yang tinggi seperti wilayah Indonesia yang memiliki curah hujan tinggi.

  • Kelembaban Udara

Selain dari dampak letak astronomis ASEAN, ternyata juga dapat mengakibatkan kelebaban yang tinggi. Seperti halnya dengan adanya penguapan yang tinggi hingga yang pada akhirnya menyebabkan terjadi pemanasan global.

  • Ekonomi

Letak geografis di Indonesia ternyata juga dapat mempengaruhi bidang ekonomi, karena hal ini disebabkan oleh iklim tropis yang ada di ASEAN. Seperti halnya yang terjadi di Indonesia yakni terjadinya sinar matahari sepanjang hari yang bermanfaat untuk kehidupan dan pertanian dalam bercocok tanam. Sehingga dengan demikian ekonomi ASEAN terus mengalami peningkatan.

  • Pembagian Waktu

Letak Astronomis ASEAN juga dapat menimbulkan adanya terjadinya pembagian waktu. Seperti halnya yang ada di ASEAN pembagian waktu terbagi menjadi beberapa macam, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • GMT+7
  • GMT+8
  • GMT+9

Untuk pembagian waktu di Indonesia dibagi menjadi beberapa macam diantaranya adalah sebagai berikut :

  • WIB (waktu Indonesia barat)
  • WITA (waktu Indonesia Tengah)
  • WIT (waktu Indonesia timur)

Batas Wilayah ASEAN Secara Astronomis

Batas Wilayah ASEAN Secara Astronomis

Berikut adalah batas wilayah ASEAN secara Astronomis, pada dasarnya menurut astronomis wilayah ASEAN juga memiliki batasan-batasan wilayah tersendiri. Untuk batasan astronomis ini sebenarnya memang tidak jauh berbeda dengan wilayah menurut geografis. Karena dasarny saja wilayah ini hanya berbatasan dengan ASEAN saja.

Sebelah Utara

  • Untuk batas wilayah sebelah utara, ASEAN berbatasan dengan China bagian Asia Timur
  • Sedangakan untuk ASEAN yakni berbatasan dengan peraiaran China bagian Timur

Sebelah Timur

Batas sebeleh timur, untuk wilayah ASEAN berbatasan dengan Papua Nugini. Sedangkan untuk perairan ASEAN berbatasan dengan Samudera Pasifik.

Sebelah Selatan

Batas sebelah selatan, ASEAN berbatasan dengan Australia. Sedangkan untuk perairanya ASEAN berbatasan dengan Samudera Hindia.

Sebelah Barat

Batas sebelah barat, untuk wilayah ASEAN berbatasan dengan India dan Bangladesh. Sedangan untuk perairannya ASEAN berbatasan dengan Teluk Benggala, Laut Andaman, dan Samudera Hindia.

Kondisi Geografis Negara-negara di ASEAN

Berikut adalah Data Geografis Negara-negara yang ada di ASEAN

NO NEGARA LETAK ASTRONOMIS IKLIM
1 Indonesia 6°LU – 11°LS dan 95°BT – 141°BT Tropis
2 Malaysia 1°lu – 7°LS dan 100°BT – 120°bt Tropis khatulistiwa
3 Singapura 1o11’LU – 1o28’LU dan 103o38’BT – 104o5’BT Tropis
4 Brunei Darussalam 4°LU – 6°LU dan 114°BT – 115°BT Tropis Khatulistiwa
5 Vietnam 8°LU – 22oLU dan 104oBT – 108oBT Bagian utara iklim sedang dan selatan iklim tropis
6 Kamboja 10°LU – 15°LU dan 102°BT – 108°BT Tropis basah dan kering
7 Laos 14°LU – 22°LU dan 100°BT – 107°BT Tropis
8 Myanmar 11°LU – 28°LU dan 92°BT – 101°BT Tropis
9 Thailand 6°LU – 21°LU dan 97°BT – 106°BT Tropis
10 Filipina 5°LU – 21°LU dan 117° BT – 121°BT Tropis basah

Letak Astronomis Indonesia

Kondisi Geografis Indonesia

Indonesia merupakan negara dengan kepulauan yang terbesar di dunia, selain itu Indonesia termasuk negara yang letaknya berada dalam tengah-tengah garis khatulistiwa. Bahkan Indonesia sendiri dikenal dengan banyak beraneka ragam bentuk yang biasa dilintasi oleh dua sirkum pasifik dan sirkum mediterania.

Sehingga hal tersebut menyebabkan Indonesia banyak memiliki gunung-gunung berapi, dan selain itu Indonesia juga diapit dengan lempengan besar dikerak bumi, sehingga sebagian wilayah Indonesia sering mengalami gempa bumi.

Kondisi Geografis Malaysia

Geografis Malaysia, Malaysia merupakan negara yang termasuk negara yang memiliki dua kawasan utama seperti Malaysia barat meliputi pegunungan, dan Malaysia timur justru menjadi sempit dan banyak terdapat rawa-rawa, serta sungai pendek yang berkelok-kelok.

Kondisi Geografis Singapura

Geografis Singapura, Singapura merupakan sebuah kota atau negara yang luasnya hampir sama dengan yang dimiliki kota Jakarta yakni luas yang dimilki kurang lebih (664 KM2). Sedangkan utuk keadaan Singapura sendiri yakni memiliki keadaan yang relatife datar, namun ada beberapa lokasi yang keadaannya perbukitan.

Kondisi Geografis Brunei Darussalam

Geografis Brunei Darussalam, Brunei Darussalam merupakan negara yang terbagi menjadi dua wilayah yang terpisahkan, yakni wilayah timur dan wilayah barat. Bahkan sebagian dari negara Brunei ada yang dikelilingi oleh negara tetangga yakni Malaysia.

Sedangkan pada wilayah barat pada Brunei Darussalam memilliki dataran yang rendah dan banyak terdapat rawa-rawa. Dan untuk pantai pada bagian utara Brunei Darussalam memiliki keadaan dataran yang relatis lebih luas serta terdapa teluk-teuk.

Kondisi Geografis Vietnam

Geografis Vietnam, menurut secara geografis negara Vietnam terdiri dari 5 (Lima) wilayah, diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Daerah pegunungan utara
  2. Delta Sungai Merah
  3. Barisan Pegunungan Annam, berhubungan dengan Vietnam Utara dan Vietnam Selatan
  4. Garis pesisir pantai, ada pada barisan pegunungan annamite dan Laut Cina Selatan
  5. Delta Sungai Mekong ada pada bigian selatan Vietnam.

Kondisi Geografis Kamboja

Geografis Kamboja, Kamboja merupakan negara dengan bentuk yang menyerupai piring. Pada bagian tengah memiliki bentuk dataran yang besar atau Tonle Sap. Sedangakan pada bagian tepinya terdapat sebuah pegunungan, kamboja ini sering dilalui oleh Das Mekong atau (Sebuah Sungai).

Kondisi Geografis Laos

Geografis Laos, Laos merupakan negara yang wilayah jalan masuknya tidak melalui laut, negara ini adalah negaranya satu-satunya di Asia Tenggara yang jalan masuknya tanpa melewati laut.

Selain itu sebagian dari wilayah Laos ini termasuk daerah yang masuk pegunungan, sedangkan untuk daerah lainnya merupakan daerah yang masuk dataran tinggi.

Kondisi Geografis Myanmar

Geografis Myanmar, Myanmar merupakan negara yang terbentuk atas dua lipatan pegunungan barat dan timur, yang keduanya tersebut berjajar mulai dari utara ke selatan. Pada bagian jajaran barat memang mencangkup deretan dari pegunungan seperti penungungan Letha, Bukit Chin, dan Pegunungan Arakan Yoma yang diliputi oleh hutan yang rimbun.

Kondisi Geografis Thailand

Goegrafi Thailand, Thailand merupakan negara yang topografinya berupa permukaan tanah dan pada bagian tengahnya biasa dilewati oleh sungai. Selain itu pada bagian laut timur Thailand memiliki dataran yang tinggi.

Sedangkan untuk bagian utara, terdapat hutan, pegunungan, dan perbukitan. Dan untuk bagian wilayah selatan terdapat banyak bukit-bukit, dari daerah tersebutlah yang menjadi pusat dari semua kegiatan yang berupa dataran rendah pada daerah aliran Sungai Chao Phraya.

Kondisi Geografis Filipina

Geografi Filipina, filippina merupakan negara kepulauan yang termasuk besar seperti kepulauan Luzon dan kepulauan Mindanao. Selain negara Filipina juga memiliki gunung berapi dengan jumlah yang cukup banyak serta dari seluruh gunung yang ada hampir rata-rata masih aktiv. Untuk deretan yang dilewati Filipina yakni deretan pegunungan dengan sirkum pasifik.

Akibat Letak Astronomis ASEAN

Akibat Letak Astronomis ASEAN

Berikut adalah akibat dari adanya letak Astronomis ASEAN, salah satunya yang dapat mengakibatkan dari letak Astronomis ASEAN adalah pembagaian waktu yang berbeda-beda dalam setiap daerahnya.

Selain itu di Negara ASEAN, untuk pembagaian waktunya dibagi menjadi 3 (Tiga) ,diantaranya adalah sebagai berikut ini.

  1. GMT+7
  2. GMT+8
  3. GMT+9

Sedangkan di Indonesia sendiri, untuk pembagaian waktunya biasa disebutnya dengan, seperti dibawah ini.

  1. WIB (waktu Indonesia barat)
  2. WITA (waktu Indonesia Tengah)
  3. WIT (waktu Indonesia timur)

Karena letak Astronomis ASEAN yang memang berdekatan dengan garis khatulistiwa, maka dengan demikian rata-rata Negara ASEAN beriklik tropis, dan pada hal ini menyebabkan untuk wilayah daerah Asia Tenggara sebagaian mendapatkan sinar matahari dengan sepanjang tahun atau hari.

Jumlah Pulau di Indonesia

Penjelasan Astronomis ASEAN

Berdasarkan segi Astronomis, pada wilayah ASEAN yang posisi letaknya berada dalam garis 28°LU–11°LS dan 93°BT–141°BT, yang dimana pada garis atau posisi ini dapat mempengaruhi iklim tropis, seperti halnya dengan Negara Asia Tenggara.

Berdasarkan menurut secara geografis, pada pembagaian ASEAN bagain utara yakni berdekatan dengan Wilayah China. Sedangkan pada bagian ASEAN selatan dekat dengan Wilayah Timor Leste dan Australia.

Sedangkan pada bagian ASEAN barat dekat dengan Wilayah India dan Bangladesh, dan pada bagian ASEAN timur dekat dengan Papua Nugini dan Samudera Pasifik.

Pendiri ASEAN

Latar belakang dan sejarah pendiri ASEAN, yang pada kala itu di pelopori dari 5 (Lima) Negara di Asia Tenggara dan sekaligus anggota pertama kali yang menjadi organisasi dalam ASEAN.

Untuk dampak yang disebabkan dari letak astronomis ASEAN sendiri yakni berdapak seperti terjadinya Iklim curah hujan, cuaca, kelembapan udara, ekonomi, serta pembagaian waktu yang berbeda.

Kesimpulan

  • Letak astronomis ASEAN merupakan sebuah posisi letak dari suatu wilayah yang dilihat dari letak posisi garis bujur dan garis lintang.
  • Secara astronomis, ASEAN terletak pada posisi 28°LU – 11°LS dan 93°BT – 141°BT.
  • Berdasarkan data Astronomis, secara vertical wilayah ASEAN memiliki luas dengan membentang, mulai dari 28° LU (lintang Utara) – 11° LS (Lintang Selatan).
  • Sedangkan menurut secara horizontal, wilayah ASEAN membentang mulai dari 95° – 141° BT (Bujur Timur).

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai letak Astronomis ASEAN, lengkap beserta dampak, pengaruh, batas wilayah, dan masih banyak lagi. Sekian semoga pembahasan kali ini dapat bermanfaat, Terima Kasih.

Peta Asia Tenggara

Avatar Dee
6 min read

Jumlah Pulau di Indonesia

Avatar Dee
9 min read

Letak Astronomis Indonesia

Avatar Dee
6 min read

Tinggalkan Balasan