Arti dan Istilah Online Shopping Terlengkap Beserta Penjelasanya

Arti Olshop – olshop merupakan sebuah nama yang di ambil dari kata perbelanjaan, atau yang berarti online shopping melaui via internet. Sejak adanya internet para pedagang kini banyak yang memanfaat internet sebagai ladang untuk berbisnis terutama untuk memasarkan barang atau jasa yang di milikinya.

Dengan begitu para pelanggan pun akan dapat mengunjungi toko online dengan mudah dan nyaman, tanpa harus keluar rumah atau datang ke lokasi tempat kita. Dan mereka pun dapat melakukan transaksi dari rumah, sedangkan kita hanya perlu mengirim dan mengirim setelah transaksi selesai.

Jadi, pada dasarnya online shop adalah tempatnya belanja dengan sistem online atau via internet. Dan online shop umunya disingkat dengan nama olshop.

Arti Olshop Dan Shop

Istilah Dalam Dunia Online Shopping

Olshop merupakan sebuah sebutan untuk nama toko online atau tempat perbelajaan melalui via online atau internet misal seperti olshop bukalapak, tokopedia, blibli, dan masih banyak lagi. Pada dasarnya nama olshop dan shop itu masih satu jenis yakni yang berarti belanja melalui via internet.

Arti Owner Olshop

Owner olshop merupakan sebuah sebuatan nama dari si pemilik toko online misal seperti anda memiliki toko beserta prodak asli buatan anda sendiri, maka dengan begitu anda termasuk owner dari toko atau prodak-prodak tersebut.

Arti Reseller Olshop beserta Perbedaan Drop Shipper

Agar kita dapat mengetahui antara reseller, drop shipper, dan owner. Tentunya kita harus dapat melihat dari definisinya terlebih dahulu. Berikut penjelasanya!

Reseller merupakan orang yang menjual kembali produk dari pihak supplier kepada konsumen. Untuk reseller ini bukanlah bagian dari supplier. Untuk menjadi seorang reseller biasanya anda harus mengeluarkan modal sendiri, dan harus dapat membeli produk langsung kepada supplier. Dan anda sebagai reseller juga harus dapat menyetok barang terlebih dahulu.

Sedangkan untuk drop shipper merupakan orang yang menjual pada suatu produk dari supplier, namun untuk hal ini tidak harus menyetok barang terlebih dahulu. Karena dropshipper pada dasarnya hanya perlu menjual kepada konsumen dengan memperlihatkan gambar produk saja.

Jika ada calon pembeli yang memesan, maka drop shipperlah yang akan meneruskan pesanan kepada supplier tersebut. Setekah itu barang yang dipesan selanjutnya akan dikirim oleh supplier, atas nama drop shipper.

Sedangkan untuk owner merupakan orang yang mempunyai prodak atau toko tersebut istilahnya yakni orang yang punya prodak langsung atau yang biasa dikenal dengan orang pertama.

Istilah Dalam Dunia Online Shopping

Arti Olshop Dan Shop

Sebagian orang, tentunya mungkin sudah paham akan istilah-istilah online shop, namun bagi kalian yang barang kali belum faham akan istilah-istilah dari online shopping, Bagi kalian yang ingin berbisnis tidak ada salahnya jika kalian mempelajari dari keterangan dasar di bawah ini, karena dalam hal ini juga sangat penting untuk di ketahui. Berikut penjelasanya!

  1. 120K = 120 ribu, atau K = ribu.
  2. Sis / Bro = Sebutan umum untuk pembeli/penjual shopping online.
  3. FREE = Gratis.
  4. Nego = Tawar menawar.
  5. Sold Out = Terjual habis.
  6. Available = Tersedia.
  7. Booked = Sudah dibooking.
  8. Offline = Barang dijual langsung non online.
  9. Online = Barang dijual di media sosial fb, twitter, instagram dll.
  10. Slow Respon (BBM) = Telat membalas di BBM.
  11. Fast Response = Menjawab pertanyaan pelanggan dengan cepat.
  12. Item/pcs = Jumlah barang.
  13. Sale = Diskon tertentu disaat tertentu.
  14. Last stok = Stok terakhir.
  15. Price List = Keterangan harga.
  16. PM = Private message (biasanya inbox).
  17. SCDD = Siapa Cepat Dia Dapat.
  18. IDR = Indonesian rupiah.
  19. Mark Up = Menaikkan harga.
  20. Broadcast Message = Pesan berantai.
  21. PKH = Pos Kilat Khusus.
  22. Price = Harga produk dan barang.
  23. On Model = Warna sesuai model (Pesanan).
  24. Delivery = Pengantaran barang langsung.
  25. Up to = Sampai dengan, biasanya dipakai saat DISKON/GREAT SALE.
  26. Paypal = Sistem pembayaran khusus online.
  27. WU = Western Union (pembayaran semacam wesel di luar negeri).
  28. TRF / TF /XFR = Transfer pembayaran.
  29. Full payment = Pembayaran penuh, atau Pembayaran langsung LUNAS.
  30. Pick up = Barang dijemput kurir ekspedisi.
  31. Restock = Barang sedang diproduksi ulang.
  32. Ready Stok = Barang tersedia dan siap dikirim.
  33. Stock Opname = Cek stok barang secara keseluruhan.
  34. Estimasi = Perkiraan penyampaian barang (biasa dipakai oleh ekspedisi).
  35. Reguler = Layanan antar barang biasa (2-4 hari).
  36. ONS = One night service (layanan cepat 1 hari).
  37. Express = Layanan antar barang 1-2 hari.
  38. Komisi = Hasil keuntungan dari penjualan tertentu.
  39. CSO = Customer service ofiicer atau bagian yang melayani pesanan.
  40. COD = Cash on delivery (Pembayaran saat barang diterima via kurir dalam kota).
  41. LBA = Luar batas antar (Untuk kiriman di luar kota besar).
  42. PO / Pre Order = Barang dibuat setelah dilakukan pemesanan & pembayaran berupa DP.
  43. DP = Down Payment (Uang muka).
  44. Diskon = Potongan harga (Biasanya berbentuk presentase).
  45. Distributor = Penyedia barang dalam jumlah stok banyak untuk disalurkan pada agen/reseller di wilayah tertentu.
  46. Agen = Penyalur barang dari distributor dengan customer dengan keuntungan selisih penjualan barang tertentu.
  47. Harga Retail = Harga eceran/harga satuan.
  48. Harga Grosir = Harga borongan dengan diskon tertentu dalam jumlah tertentu, misalnya 1 lusin/1 kodi.
  49. Harga Distro = Harga borongan dengan diskon besar karena pembelian dalam jumlah sangat banyak (Misal min. belanja 5 kodi per model).
  50. PHP = Pemberi Harapan Palsu, pembeli yang udah janji transfer, tapi kok gak transfer transfer.
  51. CLBK = Chat Lama Beli Kagak.
  52. Japri = Jaringan Pribadi. Pembeli /Penjual minta dihubungi secara Pribadi via SMS, BBM.
  53. WApri = Jaringan Pribadi. Pembeli /Penjual minta dihubungi secara Pribadi via WhatsApps.
  54. Blacklist = masuk ke buku hitam shopping online (Biasanya utk mereka yang melakukan hit & run sehingga tidak dilayani di pemesanan selanjutnya).
  55. Seller = Seller atau dalam bahasa Indonesianya adalah penjual. Mereka ini adalah para pemilik online shop.
  56. Buyer = Sebutan untuk pembeli atau konsumen.
  57. Customer = Sama dengan buyer, namun ini adalah sebutan untuk pembeli loyal (Sering order).
  58. Return = Tukar barang yang sudah dibeli dengan barang lainnya.
  59. Refund = Transaksi dibatalkan, barang dikembalikan kepada penjual dan uang dikembalikan kepada pembeli.
  60. Reject = Barang tidak dalam kondisi baik, ada cacat. Sering dijual murah.
  61. Trusted = Penjual yang terpercaya, bukan penipu.
  62. Testimonial / Testi = Istilah untuk pesan dan kesan dari pelangganya. Testimonial biasanya dijadikan bukti untuk meyakinkan customer lainnya berdasarkan pengakuan customer sebelumnya.
  63. No Afgan = Istilah ini merujuk pada judul lagu Afgan yang berjudul Sadis. Artinya boleh nawar, tapi jangan sadis-sadis.
  64. Rekber = Singkatan dari rekening bersama. Pengertian Rekber adalah rekening ketiga yang menjadi penengah antara penjual dan pembeli.
  65. Resi = nomor bukti pengiriman barang yang diperoleh dari pihak ekspedisi.
  66. TOP / Term of Payment = Jatuh tempo pembayaran.
  67. DO / Delivery Order = Sering disebut Surat Jalan yang berarti dokumen yang digunakan untuk penyerahan barang kepada pelanggan (Pengiriman).
  68. BT / Barter = Tukar Tambah.
  69. WTB (Want to Buy) = Digunakan untuk yang ingin membeli atau sedang mencari barang, WTB biasanya ditulis sebelum menulis spesifikasi barang yang akan dibeli
  70. WTS (Want to Sell) = Digunakan penjual untuk menjual barang, ditulis sebelum spesifikasi barang yang akan dibeli.
  71. WS atau wholesale = Berarti melayani grosir, toko tersebut bersedia menjadi distributor yang melayani pembelanjaan barang untuk para reseller atau pengecer.
  72. PL atau Preloved = Sama halnya dengan barang second, barang bekas atau bukan barang baru
  73. Capture = Proses merekam suatu tampilan layar komputer/gadget sebagai bukti transaksi, contoh kalimat yang biasa digunakan adalah:”Tolong di-capture bukti transaksinya.” Hasil capture biasa disebut screenshoot.
  74. Newbie = Pemula, pendatang baru di suatu forum yang masih perlu banyak belajar. Tapi tidak semua anggota yang baru bergabung adalah newbie, kadang ada juga yang sudah pengalaman di bidangnya.
  75. TF atau yang merujuk pada transfer yang memiliki maksud pengiriman uang.
  76. Price police merupakan sebuah istilah untuk perilaku yang membandingkan harga yang diberikan oleh penjual dengan barang dagangan orang lain, dan menyebutkan harganya/bahkan malah menyebutkan harga produksi.
  77. Ready stock artinya ada persediaan. Jadi, barang yang dijual ada di tangan penjual. Jika transaksi mencapai kata sepakat, maka barang bisa langsung dikirim. Beda dengan PO.
  78. PO adalah singkatan dari Pre Order. Pada hal ini merupakan sistem yang biasa digunakan oleh mereka yang menjual barang impor, atau custom. Jadi, barang yang baru dipesankan setelah jadwal PO berakhir, maka akan dikirim setelah barang jadi.
  79. Out of Stock yakni untuk keadaan barang yang habis persediannya di tangan penjual atau supplier.
  80. Supplier merupakan sebuah sebutan untuk orang yang memberikan pasokan barang kepada penjual. Dalam urutan penjualan merekalah adalah orang pertamanya.
  81. Reseller merupakan sebuah sebutan untuk penjual yang menjualkan barang orang lain, atau bukan dari supplier. Dalam rantai penjualan hal ini disebutnya dengan tangan ke-3 dan seterusnya.
  82. Hal ini sama dengan seller? C uma bedanya reseller itu membeli barang dengan jumlah yang kecil. Sedangkan seller biasanya besar, karena pihak supplier biasanya menjual dengan jumlah banyak.
  83. Dropship merupakan istilah buat mereka yang menjadi reseller, tetapi untuk barangnya tidak ada di tangan reseller. Pada sistem dropship ini pihak ke 2 akan menjualkan barang pihak pertama kepada pihak ke-3, namun setelah mencapai kata sepakat, maka barang tersebuat akan langsung dikirm ke pihak-3 tanpa melalui pelantara pihak ke-2, dalam hal ini pengiriman atas nama pihak ke-2.

misalnya, Andi menjualkan barang doni pada bambang. Nah, lalu doni akan mengirimkan barang yang dipesan oleh bambang, namun tetap atas nama Andi.


Baca: +1001 Nama-nama Olshop yang Belum Dipakai.


 

  1. Artinya habis atau barang sudah habis terjual.
  2. Trusted yang berati terpercaya. Jadi, yang jual ini bisa dipercaya. Kan terkadang ada tuh yang khawatir karena penipuan. Nah, trusted seller biasanya memiliki testimonial asli dari para pelanggannya.
  3. Testimonial atau yang disingkat testi, testi ini merupakan istilah untuk pesan dan kesan dari pelangganya. Hal ini biasanya dijadikan sebagai bukti untuk meyakinkan pembeli. Bahwa mereka adalah trusted seller. Bukti testi yang diberikan berupa screenshot atau gambar rekanaman pesanan atau kesan dari pihak pembeli.
  4. DP (Down Payment) merupakan sebuah sistem pembayaran yang tidak langsung dibayar lunas. Sistem pembayaran ini umumunya dipakai untuk barang dengan sistem pre order. Atau sama halnya dengan membayar dulu 50% – 80%, atau bisa juga sesuai kesepakatan bersama.
  5. Full payment yang berarti pembayaran penuh, atau LUNAS.
  6. No booked system yang berarti kalau pesan langsung dibayar kalau nggak pengen barangnya diambil orang. Untuk dalam hal ini tidak ada istilah keep atau simpan, dalam artian dipesan. Hal Ini diterapkan oleh penjual agar dapat menghindari mereka yang suka hit and run.
  7. Hit and run merupakan sebuah istilah untuk mereka yang pesan ini, itu, dan berjanji akan membayar pada tanggal sekian, namun dalam hal ini biasanya pas jatuh tempo pemesan biasanya akan menghilang (nggak jelas).
  8. Ongkir/shipping cost. Ongkos kirim. Biaya pengiriman dari tempat penjual ke pembeli. Ini ditanggung sama pembelinya.
  9. No afgan merupakan sebuah istilah yang merujuk pada judul lagu Afgan yang berjudul Sadis. Artinya dalam hal ini boleh menawar, namun jangan sadis-sadis.
  10. Rekber merupakan sebuah perantara antara penjual dan pembeli. Biasanya hal ini akan digunakan untuk sebuah transaksi dalam jumlah besar. Jadi biasanya pembeli akan mentransfer uang ke pemilik rekber, dan pemilik rekber akan mengabari ke penjual. Bahwa uang sudah dikirim. Setelah itu selanjutnya penjual akan mengirimkan barang yang dibeli kepada pembeli. Selanjutnya uang baru akan distransfer kepada penjual apabila pemilik rekber sudah mendapat kabar bahwa barang sudah sampai.
  11. Resi merupakan nomor pengiriman barang yang didapat setelah melakukan sebuah pengiriman melalui jasa ekspedisi. Resi ini berguna untuk melacak posisi barang.
  12. COD atau Cash on Delivery merupakan cara pembelian di mana penjual dan pembelinya akan bertemu dan bertatap muka.
  13. ATC atau Add to Chart merupakan sebuah istilah yang biasa digunakan dalam dunia online shop yang berbentuk halaman web. Artinya yakni untuk masukkan ke dalam keranjang (pembelian).
  14. RC atau Recommended Seller merupakan sebuah sebutan untuk penjual yang direkomendasikan. Atau karena mereka merupakan seller yang terpercaya dan sudah dipercayai oleh banyak pelanggan.
  15. BT atau sama halnya dengan TT (Tukar Tambah) istilah ini merupakan sebuah singkatan untuk BARTER. umumnya mereka akan menukarkan barang dengan barang. Hal ini banyak digunakan dalam penjualan kosum second.
  16. UP merupakan sebuah Istilah yang biasa digunakan dalam menyundul pos. Contohnya coba kalian lihat di Kaskus. Banyak pos-pos di FJB Kaskus yang mengkomen pos mereka dengan kata UP UP UP. Hal ini dilakukan karena pos yang dikomen akan muncul di pemberitaan terbaru. Jadi biar mudah dinotice sama senpai.
  17. SFS atau Share for Share merupakan yang biasanya seriing terjadi jika ada orang yang bekerja sama dalam promosi. Mereka akan saling mempromosikan barang atau situs olshop mereka.
  18. Ready Supp yang berartti barang ready, namun ada di supplier. Untuk hal ini biasanya digunakan oleh para reseller.

Nah, gimana? Sudah jelas bukan istilah dari jual beli dalam dunia online shop!

Baca Juga: Arti dan Istilah Kata PAP 

Tinggalkan Balasan