Pengertian Termometer

Pengertian Termometer Lengkap: Manfaat Dan Cara Menggunakanya

Pengertian termometer – Kalian tentu pernah merasakan tubuh terasa dingin atau panas. Hal tersebut dikarenakan tubuh mempunyai suhu yang berubah-ubah sesuai dengan suhu disekitarnya. Untuk mengetahui suhu di dalam tubuh, Kalian juga dapat memanfaatkan thermometer yang mempunyai kegunaan untuk mengukur suhu panas. Termometer sendiri terdiri dari beberapa macam yang dapat Kalian pilih sesuai dengan kebutuhan.

Pengertian Termometer

Fungsi Termometer

Thermometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur suhu ataupun alat yang digunakan untuk menyatakan derajat dingin atau panas suatu benda. Alat ini memanfaatkan termometrik dari zat, yaitu perubahan dari sifat-sifat zat yang disebabkan karena perubahan sesuatu dari zat tersebut.

Zat cair termometrik yaitu zat yang mudah mengalami suatu perubahan fisis ketika dipanaskan maupun didinginkan, misalnya alkohol dan air raksa. Kata Thermometer berasal dari bahasa latin yakni “thermo” yang berarti ‘’panas” dan sedangkan meter yang berarti “mengukur”, jadi kegunaan dari alat thermometer  adalah untuk mengukur panas.

Fungsi Termometer

Termometer

Pada dasarnya Fungsi Thermometer yaitu sebagai alat mengukur suhu. Suhu yang diukur juga bermacam-macam. Di bidang kedokteran, thermometer berfungsi untuk mengukur suhu tubuh manusia untuk mengetahui tubuh seseorang demam atau tidak. Tidak hanya itu saja thermometer juga berfungsi untuk mengetahui suhu pada oven (masak), suhu kamar, suhu ruangan, dan suhu pada mobil.

Macam Macam Termometer.

1. Termometer Alkohol

Termometer Alkohol

Salah satu Macam Macam Thermometer yaitu Thermometer Alkohol dimana isi cairan alat ukur yang digunakan yaitu alkohol. Cairan Alkohol lebih peka dibanding dengan air raksa sehingga pemuaian pada perubahan volume akan terlihat jelas. Thermometer yang sering disebut thermometer minimum dikarenakan dapat mengukur suhu yang sangat rendah sekalipun.

2. Termometer Air Raksa

Termometer Air Raksa

Jenis thermometer yang selanjutnya yaitu thermometer air raksa yang merupakan alat pengukur suhu dengan cairan yang menggunakan air raksa sebagai pengisinya. Thermometer jenis ini lebih sering digunakan dibandingkan dengan thermometer alkohol. Karena alat ukur suhu dapat mengukur hingga suhu yang sangat tinggi.

3. Termometer Digital

Termometer Digital

Thermometer Digital menjadi salah satu jenis thermometer yang paling umum digunakan dan dianggap paling akurat. Alat ukur yang satu ini memiliki beberapa bentukk. Bentuk yang paling umum yaitu berbentu memanjang dan terdapat sebuah sensor pada ujungnya yang menjadi pengukur suhu ketika menyentuh bagian tubuh seseorang. Sensor panas elektronik mempunyai manfaat terutama untuk merekam suhu pada tubuh, baik melalui mulut, ketiak atau dubur.

4. Termometer Dahi

Termometer Dahi

Termometer ini menggunakan inframerah untuk mengukur suhu pada area dahi dan arteri temporal di pelipis. Meski dapat memberi hasil yang cepat, termometer jenis ini belum dapat dikatakan memiliki tingkat akurasi yang setara dengan termometer digital biasa. Selain itu, termometer dahi uga memiliki harga yang lebih mahal dibanding termometer jenis lainnya.

5. Termometer Digital Telinga

Termometer Digital Telinga

Termometer digital telinga atau termometer timpani, merupakan termometer yang memanfaatkan sinar inframerah untuk mengukur suhu di dalam liang telinga, tepatnya di gendang telinga (membran timpani).

Untuk menggunakan alat termometer, Kalian hanya cukup mengarahkan sensor inframerah tepat pada lubang telinga. Dan pastikan juga telinga kalian dalam keadaan bersih, karena apabila sensor inframerah terhalang kotoran telinga, maka hasil pengukuran suhu yang di dapat tidak akurat.

Bagian Bagian Termometer

1. Tabung Gelas

Tabung Gelas

Tabung Gelas adalah badan thermometer yang didalamnya berisi komponen utama seperti skala dan pipa kapiler.

2. Pipa Kaca

Pipa Kaca

Pipa kaca atau pipa kapiler adalah tabung sempit yang berisi zat cair seperti air raksa maupun alkohol. Fungsi dari pipi yaitu menjadi tempat terjadinya pemuaian zat cair tersebut. Ketika zat cair memuai maka zat tersebut akan naik keatas pipa kapiler. Ketika suhu mulai menurun, zat cair akan menyusut dan turun ke bawah.

3. Skala Thermometer

Skala Thermometer

Skala merupakan bagian thermometer yang berupa garis-garis berisi angka. Fungsi dari bagian ini untuk menunjukkan derajat celsius suatu benda. Semakin besar angka pada skala, maka semakin besar pula suhu benda tersebut.

4. Zat Cair Pengisi Thermometer

Zat Cair Pengisi Thermometer

Zat cair pengisi thermometer menjadi hal terpenting, karena zat cair pengisi tersebut berfungsi sebagai komponen dalam mengindikasikan derajat suhu dalam suatu benda. Biasanya ketika panas, Zat cair atau raksa akan berubah memukau. Sebaliknya ketika sugu benda rendah atau dingin, maka zat tersebut akan menyusun.

5. Lekukan

Lekukan

Lekukan biasanya terdapat pada kolom raksa thermometer badan. Bagian ini berfungsi agar zat cair yang telah memuai tidak mudah turun kembali. Sebelum thermometer siap digunakan, sebaiknya pengguna harus mengibas-ngibaskan alat ukur terlebih dahulu. Agar air raksa tersebut dapat turun pada posisi yang semula.

6. Tandon

Tandon

Tandon atau reservoir adalah bagian paling bawah pada thermometer. Bagian ini berfungsi sebagai titik tempat kontak antara benda yang akan diukur suhunya menggunakan thermometer.

Ketika terjadi sentuhan antara tandon dan benda, maka akan terjadi perpindahan kalor secara konduksi. Sehingga suhu tandon akan berubah mengikuti suhu benda dan zat cair didalam pipa kapiler akan memuai atau menyusut sesuai suhu derajat pada benda tersebut.

Cara Menggunakan Termometer

1. Cara menggunakan Thermometer Digital Di Mulut

Cara menggunakan Thermometer Digital di mulut

Menggunakan thermometer digital di mulut dapat dilakukan oleh semua umur. Namun lebih direkomendasikan untuk anak diatas 4 tahun. Pertama, pastikan tidak ada makanan atau minuman yang masuk ke dalam mulut kurang lebih 15 menit terakhir. Kemudian buka mulut anak dan letakan sensor thermometer di bawah mulut. Tutup mulut hingga terdengar bunyi “biip” yang menkaliankan alat ukur sudah selesai mengukur suhu.

2. Cara menggunakan Thermometer Digital dibawah ketiak

Cara menggunakan Thermometer Digital dibawah ketiak

Penggunaan Thermometer Digital di bawah ketiak dapat dilakukan oleh siapa saja. Caranya yaitu lepas baju terlebih dahulu kemudian himpit thermometer di ketiak. Pastikan bahwa bagian sensor thermometer dapat bersentuhan langsung dengan kulit. Selanjutnya tahan hingga thermometer berbunyi.

3. Cara Menggunakan Thermometer Digital di Anus

Cara Menggunakan Thermometer Digital di Anus.

Menggunakan thermometer digital dianus biasanya dilakukan pada bayi yang usianya di bawah 3 bulan. Caranya mengoleskan pelembab pada bagian anus terlebih dahulu. Tempatkan thermometer pada kedalaman sekitar ½ inchi ke dalam anus dengan lembut. Selanjutnya tahan alat ukur tersebut menggunakan tangan dan tunggu hingga sensor berbunyi.

Cara Kerja Termometer

Cara Kerja Termometer

Cara Kerja Thermometer secara garis besar yaitu:

  1. Ketika zat cair terkena atau dikenai panas (berupa panas dari benda), maka zat cair pada tandon akan mengembang atau memuai.
  2. Karena zat cair dalam tandon memuai, maka zat cair akan masuk kedalam kapiler. Selanjutnya, zat tersebut berhenti pada skala suhu tertentu. Nah, dari skala tersebutlah yang berarti menandakan suhu benda yang bersangkutan.

Thermometer menjadi salah satu alat ukur yang mampu membantu urusan manusia. Salah satunya di bidang kesehatan. Dengan adanya thermometer, para dokter maupun orang biasa pun dapat mengetahui mengenai kesehatannya, entah suhu badannya normal maupun sedang demam.

Demikianlah informasi seputar pembahasan thermometer semoga bermanfaat dan Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *