Admin Setiap pendosa punya masa depan - Setiap orang alim punya masa lalu

PENGERTIAN & JENIS-JENIS MAGENET

5 min read

Pengertian magnet keras dan magnet lunak – Magnet secara umum adalah suatu objek yg mempunyai suatu medan magnet.

Kata dari Magnet atau magnit sendiri berasal dari Bahasa Yunani yakni ”Magnitis Lithos” yang memiliki makna Batu Amgnesian.

Dan magnesia sendiri merupakan nama sebuah wilayah di Yunani pada masa lalu yg kini dinamai dengan Kota Manisa, dimana didaerah tersebut terdapat sebuah batu magnet yg ditemukan sejak zaman dulu di wilayah tersebut.

Kemudian Macam – Macam Magnet jika dilihat dari sifatnya ini, dibagi menjadi 2 Jenis dan penjelasan secara lebih detail mengenai Jenis – Jenis Magnet ini bisa kalian lihat dibawah ini:

Pengertian Magnet Keras

Pengertian Magnet Keras adalah jenis magnet yang terbuat dari bahan pembuat magnet yg susah untuk dibuat, namun pada saat sudah menjadi magnet, sifat kemagnetannya dapat bertahan lama.

Dan yang termasuk kedalam Contoh Magnet Keras diantaranya adalah Baja dan Kobalt.

Pengertian Magnet Lunak

Kemudian untuk Pengertian Magnet Lunak adalah jenis magnet yang terbuat dari bahan yg mudah untuk dibuat, akan tetapi setelah menjadi magnet, sifat kemagnetannya tidak dapat bertahan lama.

Beberapa Contoh Magnet Lunak diantaranya ialah Besi.

Perlu kalian ketahui juga bahwa Magnet selalu memiliki adanya Dua Kutub, yaitu Kutub Utara dan Kutub Selatan.

Walaupun nantinya suatu Magnet itu dipotong – potong, maka potongan magnet kecil tersebut masih tetap memiliki dua kutub (Kutub Utara dan Kutub Selatan).

Lalu didalam Cara Pembuatan Magnet berasal dari suatu materi yg memiliki suatu medan magnet, dan Materi itu bisa dalam bentuk Magnet Tetap ataupun Magnet Tidak Tetap.

Selain itu tidak bisa dipungkiri bahwa Magnet sangat dibutuhkan sekali di kehidupan sehari – hari, dapat kita lihat disekeliling kita, bahwa Magnet memang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia.

Adapun didalam Manfaat dan Kegunaan Magnet Bagi Kehidupan Manusia antara lain : sebagai bahan pembuat speaker (pengeras suara), dipakai pada ujung obeng untuk mempermudah mengambil skrup, dll.

Sifat-sifat Magnet

Sifat-sifat Magnet
ilmusains.com

Sifat – Sifat Magnet yg paling utama ialah menarik benda lain, beberapa benda bahkan dapat tertarik lebih kuat dari yang lainnya seperti logam.

Contoh materi lainnya yang memiliki daya tarik tinggi terhadap magnet ialah Besi dan Baja. Akan tetapi, tidak semua benda logam itu dapat memiliki daya tarik yang sama.

Contoh materi yang memiliki daya rendah diantaranya ialah oksigen cair.

  • Magnet Permanen

Magnet permanen merupakan sebuah magnet yang dapat mempertahankan kekuatan magnet dalam jangka waktu yang lama.

Magnet permanen terbuat dari bahan feromagnetik keras. Sehingga magnet tersebut dapat termagnetisasi dengan menempatkan kekuatan magnet di dalam medan magnet itu sendiri.

Bahan feromagnetik menampilkan histeresis, yaitu: ketika medan magnet eksternal secara bertahap hilang, bahan tahan demagnetisasi pada rentang yang lebih panjang dari kekuatan medan magnet.

  • Magnet Sementara

Magnet sementara merupakan magnet yang memiliki daya magnet hanya sesaat (sementara)

Atau magnet yang berlangsung selama medan magnet eksternal diaktifkan, dan sebalikanya akan menghilang ketika medan magnet eksternal menghilang.

Sedangkan bahan magnetik sementara yakni mencakup paramagnets dan ferromagnets yang lembut, seperti besi, logam, dan paduan nikel.

Perbedaan Antara Magnet Permanen dan Magnet Sementara

  • Sifat magnet permanen mampu menjadi sebuah magnet dengan menempatkan magnet tersebut ke dalam medan magnet itu sendiri. Magnet tersebut tidak kehilangan kekuatan magnetisasinya tanpa medan magnet eksternal, maupun ketika pada medan magnet eksternal dimatikan.
  • Selaian itu magnet sementara dapat magnet dengan menempatkan material di dalam medan magnet itu sendiri. Ketika medan magnet eksternal dimatikan, maka dengan demikian akan kehilangan juga magnetisasinya.
  • Bahan magnet permanen disebut bahan feromagnetik keras. Sedangkan bahan magnetik sementara adalah bahan feromagnetik atau paramagnetik lembut.

Cara Membuat Magnet Buatan

Adapun untuk cara-cara membuat magnet buatan yang dapat kalian praktekan adalah sebagai berikut ini.

1. Cara Membuat Magnet Dengan Cara Menggunakan Arus Listrik

  1. Pertama kalian perlu batang yang terbuat dari besi atau baja yang dapat temagnetisasi. Kalian dapat menggunakan paku baja yang berukuran sedang hingga besar.
  2. Lalu kalian memerlukan kawat tembaga dengan dengan ukuran sesuai dengan kebutuhan kalian (bebas)
  3. Kemudian Lilit kawat pada paku hingga kawat tembaga menutupi seluruh paku.
  4. Setelah itu hubungkan kedua ujung kawat tembaga pada sumber aliran DC / baterai.
  5. Jika telah terhubung maka paku tersebut akan memiliki gaya medan magnet.
  6. Tunggu hingga beberapa menit kemudian matikan daya arus listrik. Maka paku akan memiliki gaya medan medan magnet yang permanen.

2. Cara Menentukan Kutub Magnet

untuk menentukan kutub pada magnet buatan di atas kalian dapat mengikuti arah arus yang mengalir pada kawat tembaga dengan menggunakan kaedah tangan kanan seperti pada gambar di bawah.

Jari mewakili arah arus pada kawat sedangkan jempol mewakili arah kutub utara.

3. Cara Memperkuat Gaya Medan Magnet

untuk membuat medan magnet yang kuat dengan cara di atas, dipengaruhi oleh dua faktor yaitu besarnya arus dan lilitan kawat tembaga.

Semakin besar arus listrik yang mengalir dan semakin banyak lilitan kawat tembaga pada paku maka gaya medan magnet yang dihasilkan akan semakin besar pula.

Jadi jika kalian ingin mempekuat medan magnet yang dihasilkan oleh paku maka perbanyak baterai yang digunakan atau dengan menambah jumlah lilitan kawat tembaga pada paku.

Selain cara diatas masih terdapat beberapa cara lain yang bisa kalian gunakan untuk membuat magnet buatan sendiri. Berikut cara lainnya yang bisa kalian ikuti.

4. Cara Membuat Magnet dengan cara Menggosok

salah satu cara untuk membuat magnet yaitu dengan cara menggosokkan permanen magnet ke batangan besi atau baja yang akan di jadikan magnet.

Caranya ialah dengan menggosokkan salah satu ujung kutub permanen magnet secara searah pada batangan besi yang akan dijadikan magnet secara berulang-ulang.

5. Cara Membuat Magnet Dengan Cara Induksi

Cara ini yaitu dengan mendekatkan salah satu kutub permanen magnet dengan salah satu ujung batang besi.

Permanen magnet akan menghasilkan medan magnet yang dimana akan menginduksi batang besi.

Sehingga batang besi akan memiliki medan magnet juga dengan posisi kutub yang berlawanan / terbalik dengan permanen besi. Untuk lebih jelasnya dapat melihat ilustrasi di bawah.

Fungsi Magnet

Fungsi Magnet
tugasfisika.com

1. Funggsi Magnet Silinder

  1. Dapat menarik logam tertentu
  2. Untuk speaker
  3. Untuk dinamo
  4. Mempunyai 2 kutub
  5. Menarik sekumpulan jarum

2. Fungsi Magnet Keping

  • Untuk menarik magnet dan jika digosok gosokan ke besi lalu ke benda yang mengandung magnet nanti akan gak bermagnet.

3. Fungsi Magnet Cincin

  • Untuk pengeras suara pada speaker aktiv maupun pada speaker hp.

4. Fungsi Magnet Jarum

  • Magnet jarum berfungsi sebagai penunjuk yg dapat berputar secara bebas horizontal untuk mengarah utara selatan magnet bumi.

5. Fungsi Magnet Laboratorium

  • Bentuk magnetik stirer adalah untuk mengaduk dan menghomogenkan larutan agar sama dan merata.

“Magnetik stirer, pengaduk magnetik atau stir bar adalah batangan magnet yang ditempatkan di dalam cairan yang memberikan aksi pengadukan. Gerakan batang pengaduk digerakkan oleh magnet atau rakitan berputar lainnya”.

6. Fungsi Magnet Kimia

  • Untuk menarik benda-benda lain yang berada di sekitarnya.

7. Fungsi Magnet Sepeda Motor

Untuk menghasilkan listrik, listrik ini digunakan untuk pengapian busi, lampu, dll

8. Fungsi Magnet Untuk Kesehatan

Adapun manfaat atau fungsi magnet bagi kesehatan adalah sebagai berikut ini:

  1. Memperlancar peredaran darah
  2. Menyeimbangkan metabolisme tubuh
  3. Mengatur keseimbangan ion dalam tubuh
  4. Mengatur suhu tubuh, menghambat penuaan
  5. Hingga bisa mengurangi nyeri otot, pinggang, bahu dan kepala

Bahan Magnet

Tidaklah semua bahan logam dapat menjadi magnet. Ada terdapat 3 golongan logam, masing-masing adalah :

  1. Bahan feromagnetik merupakan bahan jenis logam yang biasa dibuat menjadi bahan benda magnet kareana benda tersebut sangat mudah dipengaruhi magnet. Contoh bahan dari benda tersebut seperti besi, baja, dan nikel.
  2. Bahan para magnetik, Ialah jenis logam yang tidak dapat dibuat menjadi benda magnet tetapi masih dapat dipengaruhi magnet. Bahan yang termasuk jenis ini seperti platina dan mangan.
  3. Bahan dia magnetik, Ialah jenis logam yang tidak dapat dibuat magnet dan juga tidak dapat dipengaruhi oleh magnet. Bahan dari jenis benda tersebut seperti silisium, tembaga, seng, emas dan lainya.

Magnet Permanen Campuran

Sifat magnet permanen campuran adalah keras namun memiliki gaya Tarik yang sangat kuat. Magnet permanen campuran dibagi menjadi beberapa macam :

  1. Magnet alcomax, terbuat dari bahan campuran besi dengan almunium.
  2. Magnet alnico, terbuat dari bahan campuran besi dengan nikel.
  3. Magnet ticonal, terbuat dari bahan campuran besi dengan kobalt.
  4. Magnet Permanen Keramik.

Tipe-tipe magnet disebut juga ada yang terbuat dari serbuk ferit yang bersifat keras dan mempunyai sifat gaya tarik yang kuat.

Magnet Besi Lunak

Tipe magnet besi lunak disebut juga stalloy, terbuat dari 96% besi dan 4% silicon. Sifat kemagnetannya tidak keras dan sementara.

Magnet Pelindung

Tipe magnet pelindung atau dapat disebut dengan mumetal, yang terbuat dari benda-benda dibawah ini :

  • 74% nikel
  • 20% besi
  • 5% tembaga
  • 1% mangan

“Magnet ini memiliki sifat yang tidak keras dan memiliki bersifat sementara”.

Bentuk-Bentuk Magnet

Bentuk-Bentuk Magnet
ilmusains.com
  1. Bentuk yang pertama yaitu benrbentuk batang, yang disebut dengan magnet batang.
  2. Bentuk yang kedua yaitu berbentuk silinder, yang dsebut dengan Magnet Silinder.
  3. Bentuk yang ketiga yaitu Berbentuk jarum, yang dsebut dengan Magnet Jarum.
  4. Bentuk yang keempat yaitu Berbentuk cincin, yang dsebut dengan Magnet Cincin.
  5. dan bentuk yang terakhir yiatu Berbentuk U, yang disebut dengan Magnet U (Magnet Ladam).

Nah, demkianlah pembasan kali ini mengenai pengertian magnet keras dan magnet lunak lengkap beserta penjelasan, contoh dan fungsi-fungsi magnet.

Semoga artikel yang saya tulis ini dapat bermanfaat, sekian dan Teriam Kasih.

Catatan: Untuk menambah wawasan sekaligus mencari referensi terutama dalam kelistrikan kalian dapat membacanya contoh benda isolator dan kondutor.

Dan contoh induksi elektromagnetik yang tentunya dapat bermanfaat untuk menyelesaikan tugas sekolah.

Admin Setiap pendosa punya masa depan - Setiap orang alim punya masa lalu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *