Pengalaman Berwisata Kota Batu Malang

Pengalaman Berwisata Kota Batu Malang

Pengalaman Berwisata – Kota Batu Malang, siapa sih yang tidak mengenal Malang . Kota yang dikelilingi oleh pegunungan-pegunungan yang menyuguhkan banyak keindahan alam maupun tempat wisata yang patut dikunjungi. Kota wisata Batu yang merupakan kota kecil tepat berada di sebelah barat laut dari Kota Malang.

Kali ini saya sedikit ingin menceritakan kisah pengalaman yang tidak kalah seru dari pengalamanyang lain. Tepat kurang lebih 2 tahun yang lalu saya bersama teman-teman.

Kota wisata Batu, yang sebelumnya sudah menjadi incaran atau tujuan utama kami. Dikala itu bersam teman-teman kami patungan menyewa mobil untuk digunakan berkeliling Kota Batu, Malang.

Kenapa pilih mobil ? karena sebelumnya kita memang sudah berniat untuk menikmati suasana kota malang dengan keliling dan mampir disetiap tempat wisata kalo pas lagi kita pengen. Hehehehe

Menikmati Jalan Panjang dan Berkelok-kelok

Sehari sebelum berangkat, kami bersama teman-teman sudah deal dengan pihak rental mobil. Kami gak bawa baju banyak sih,hanya satu dua baju ganti dan beberapa snack untuk cemilan di perjalanan saja. Sabtu dini hari pukul 06.00, kami putuskan untuk berangkat pagi dari Tuban menggunakan Mobil Avanza.

Untuk rute perjalanan kami melewati Tuban – Kediri – Kota Batu dengan jarak tempuh sekitar  4 jam. Bisa dipastikan perjalanan kami akan sedikit memakan waktu yang lama, apalagi ditambah akhir pekan yang biasanya jalan macet.

Dari Tuban menuju Kota Batu perjalanan yang diliputi dengan joke – joke konyol, ditambah makanan yang berlimpah ruah dari mulai snack sampe roti melengkapi waktu kami.

Biasanya disaat musim Durian tiba , pasti banyak pedagang durian yang menjajakan durian disepanjang jalan antara Kandangan dan Kasembon .

Sampailah kita di Kasembon, yaitu sebuah kecamatan di Kabupaten Malang yang berbatasan dengan Kabupaten Kediri. Disinilah, keseruan dan kenikmatan yang aku suka secara pribadi karena melewati gunung. Bagi kalian yang biasa bepergian ke Kota Batu melewati Pare , Kediri pasti kalian tau gimana keadaan geografi di jalur ini.

Melewati Pegunungan

Melewati Pegunungan
pixels.com

Setelah melewati Kasembon, tibalah perjalanan kami di sambut dengan jalan yang berkelok- kelok dengan hijaunya rerimbunan pohon  yang menjulang tinggi. Udara sejuk dan dingin mulai terasa dan diiringi dengan gaduhnya suara serangga- serangga hutan.

Terkadang pemandangan berupa hamparan luas perkebunan sayur mayur terlihat jelas menghiasi perjalanan ini.Sesekali kami juga disuguhi pemandangan alam dan sungai yang mengalir dengan suara yang jernih dan alami.

Nah, untuk disini pengendara mobil harus lebih hati-hati dan fokus, karena banyaknya kendaraan yang berlalu lalang dan keadaan jalan yang tidak sedikit bertebing. Selain itu, ruas jalan yang tidak terlalu luas dan banyaknya  jalan tikungan.

Saat menjelang pagi atau petang, suasana perjalanan melewati gunung ini bisa dibilang sedikit menakutkan. Karena kalian akan merasakan perpaduan hutan dan pegunungan yang diselimuti kabut.

Tidak adanya penerangan jalan ditambah lagi rerimbunan pohon yang menghalangi cahaya bulan menjadikan gelapnya jalan. Ditambah lagi bisingnya suara serangga hutan menambah kesan yang ngeri.  Semakin malam semakin sepi karena  jarangnya pengendara yang melewati jalan ini.

Nah, setelah kalian melewati jalan ini lalu kalian akan menuju arah pujon, yang disana terdapat wisata kuliner yang ada di sepanjang jalan, namanya Wisata Payung. Wisata Payung ini menyediakan berbagai menu makanan ringan dan minuman hangat seperti jagung bakar,mie rebus jahe, kopi dan masih banyak lagi.

Wisata Payung yang letaknya diatas tebing ini, sangat cocok untuk para pengendara yang ingin melepas lelah sembari mengganjal perut karena disini kita juga disuguhkan view Kota Batu yang indah.

Sekitar pukul 11.00 kami berhenti sejenak guna untuk mencicipi makanansambil menikmati indahnya pemandangan alam. Meski rasa kepuasan belum terasa,  waktu harus memaksa kami untuk melanjutkan perjalanan.

Sedikit tidak menghabiskan waktu yang lama akhirnya tujuan kami tiba yakni Wisata Batu, Malang

Asyiknya Kota Batu Malang

Asyiknya Kota Batu Malang
Lingkarmalang.com

Kota Batu malang, yang sangat populer, terkenal dan penuh dengan surganya wisata. Menurut saya pribadi kota ini tidak pernah mengecewakan para pengunjungnya. Faktanya terbuktikan setiap tahunya kota wisata Batu ini tidak pernah sepi dari pengunjung.

Kunjungan kami kali ini pun, bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya kami pernah ke Batu untuk menikmati beberapa Taman Wisata seperti Jatim Park 1, 2 ,Selecta, BNS, Coban Rondo, dll.

Alun – Alun Kota Batu Malang

Alun – Alun Kota Batu Malang
trafelspromo.com

Tiba di Kota Batu, Masjid Agung An–Nur yang menarik perhatian sehingga kami sepakat untuk berhenti beristirahat. Sekalian sambil menunggu waktu sholat, Alun–alun Kota Batu yang posisinya tepat berada di depan Masjid Agung ini sangat patut untuk tidak terlewatkan.

Sebagai salah satu icon kota Batu, Alun–alun ini juga memiliki keunikan tersendiri dari pada alun–alun lainya. Selain taman yang sangat asri , terdapat juga playground untuk anak–anak, air mancur dan yang paling unik ada bianglala besar. Hehehehe

Ada juga bangunan apel besar untuk toilet dan bangunan strawberry sebagai tempat informasi.  Di kawasan ini pun bebas rokok, jadi semua pengunjung tidak diperkenankan untuk merokok. Ingat patuhi aturan.

Nah, untuk menikmati Alun – alun dengan berbagai fasilitas yang ada kami tak perlu mengeluarkan uang sepeserpun. Sedangkan untuk menaiki Bianglala yang menghadirkan panorama sekitar Alun – alun, kita hanya cukup membayar 5000 rupiah, murah banget bukan. Itupun kami harus rela antri panjang karna hari libur. Biasanya Bianglala ini dibuka dari jam 9 pagi sampai jam 10 malam.

Disaat malam hari, alun- alun ini terlihat lebih indah dan berwarna. Berbagai macam patung hewan lucu, unik yang menghiasi kawasan ini mencorongkan lampunya masing masing bak lampion.

Tepat memasuki waktu dhuhur, kami bersama bergegas melangkahkan kaki untuk menunaikan kewajiban ibadah bersama. Meski kalian sedang liburan atau dalam perjalanan, jangan lupa untuk terus ibadah.

Wisata Paralayang Batu

Wisata Paralayang Batu
Malangku.com

Sekitar jam 13.00 , kami bertolak menuju Wisata Paralayang, Batu malang. Wisata Paralayang yang tepatnya berada di atas puncak. Kalau nggak salah biasanya tempat ini digunakan sebagai pusat latihan dan event paralayang Nasional dan Internasional.

Karena banyaknya peminat pengunjung, wisata Paralayang sendiri dibuka untuk umum. Wisatawan pun dapat merasakan sensasi melayang dengan ditemani oleh instruktur.

Nah, buat kalian yang mungkin ingin menjajal olahraga paralayang. Hanya cukup membayar sebesar kurang lebih 350 ribu – 500 ribu. Hehehehe

Dengan biaya sebesar itu, kalau kita sih mending buat jajan yang lain saja lumayan dapat makan untuk 3 hari. Menikmati pemandangan saja kita sudah lebih dari cukup. Untuk kalian jika mengunjungi paralayang di malam hari jangan lupa memakai jaket ya, karna suhu di sini sangatlah dingin.

Wisata Jatim Park 1

Wisata Jatim Park 1
Camerawisata.com

Selanjutnya menuju Ke Jatim Park1, ya meski sebelumnya sudah pernah kesini, rasanya tidak ada bosanya. Disinilah kami tertantang dengan wahana – wahana yang memacu adrenalin.

Jatim Park 1 Kota Batu, merupakan taman rekreasi dan edukasi yang memiliki beraneka wahana permainan yang sangat seru dan  mengedukasi. Kurang lebihnya sih terdapat 50 wahana yang dapat kalian coba. Wahana tersebut juga terbagi menajadi tiga bagian:

  • Wahana pertama yaitu wahana edukasi yang memberikan informasi dan pengetahuan seputar budaya, sejarah, alam, dan sebagainya.
  • Wahana bagian kedua adalah wahana playground  yang diperuntukkan untuk anak- anak.
  • Wahana ketiga merupakan Adventure Zone. Nah, disinilah tempat wahana yang cocok buat kami. Karena disini terdapat begitu banyak jenis wahana yang menantang adrenaline. Di Jatim Park 1 juga ada dua kolam renang yang cukup besar yaitu water boom dan kolam renang anak.

Jatim Park 1 juga menyediakan fasilitas penunjang yang sudah lengkap. Ada kamar mandi di beberapa titik, Food Court, Mushola, Toko Souvenir, Gazebo untuk istirahat serta tempat parkir yang luas. Taman Rekreasi ini dibuka dari jam 08.30 sampai 16.30.

Untuk harga masuknya, menurut saya cukup mahal ya. Untuk hari biasa kita dikenakan harga 70.000 ribu tapi untuk akhir pekan kita harus membayar sebesar 100.000 ribu. Harga boleh mahal, tapi untuk kepuasan pkoknya nggak bakalan nyesel deh bahkan bisa- bisa kalian akan ketagian. Dan harga tersebut sudah bisa digunakan untuk semua wahana yang ada.

Lokasi Jatim Park 1 strategis dan mudah dijangkau oleh transportasi umum kok. Letaknya di Jalan Kartika No.2 Desa Sisir Kecamatan Batu, Batu.

Saya sendiri merasa sangat puas setelah menjajali berbagai wahana. Setelah diputar , dilempar, dan di bolak balik dari ketinggian yang sangat tinggi, sangatlah menantang bukan.

Dengan banyaknya wahana di sini, kalian harus menyiapkan stamina yang banyak dan fit. Kalau enggak ya kayak saya dan teman- teman saya, hanya beberapa sudah pusing dan mual dan lain sebagainya. Hehehehe

Rasa capek, pusing, seru, dan puas menjadi satu. Beberapa wahana belum kami naiki, tapi waktu dan rasa lelah sudah terasa.  Kami pun segera meninggalkan Jatim Park 1 dan Masjid Agung An- Nuur kembali menjadi persinggahan kami.

Pos Ketan Legenda

Pos Ketan Legenda
Malangchannel.com

Tepat setelah Ba’da Maghrib kita berlanjut lagi berjalan- jalan di  sekitar Area Alun- alun untuk menikmati Pos Ketan Legenda 1967 yang sudah menjadi populer di Kota Batu. Baru saja nyampai di warung belum- belum sudah banyak konsumen yang mengantri. Untungnya kami masih mendapat tempat duduk.

Kedai yang kala itu letaknya di sebelah selatan alun- alun Batu. Pos Ketan Legenda memberikan berbagai inovasi pada jajanan ketan. Ketan di sini memiliki banyak varian topping. Mulai dari kelapa, coklat, keju , susu, durian, dan lain sebagainya. Kami pun sengaja memesan menu yang berbeda-beda supaya kami bisa saling merasakan semua toppingya.

Rasa ketannya yang sangat lembut, hangat, ditambah lagi topping yang manis dan legit benar benar memuaskan lidah kami semua. Nikmatnya hidangan kami santap dengan suasana riuhnya kota ini.

Nah, untuk harga setiap menu berbeda beda, tergantung dari toppingnya. Harga mulai dari 7000 sampai 15.000 rupiah cukup murah bukan. Dan buat kalian yang berkunjung di Kota Batu , Malang tidak akan lengkap jika belum mencicipi makanan ini.

Puas dengan kedai ketan, kami masih mengeksplore jajanan sekitar alun- alun , seperti sempol, es krim, dan lain-lain. Di malam minggu, suasana alun – alun yang semakin semarak dengan pengunjung yang padat. Sebelum berangkat pulang , mampir dulu ya ke Masjid Agung An-Nuur, karena ibadah adalah sebuah kewajiban.

Tidak terasa keseruan kami sudah di laluhi sehari hingga timbul rasa capek, lelah dan menjadikan kami semua untuk melanjutkan perjalanan pulang. Dengan otomatis untuk jalan-jalan di Kota Batu pun kami harus mengakhirinya. Semua rasa capek dan lelah terbayarkan dengan sebuah kepuasan. Semoga cerita singkat saya ini bisa menjadikan sebuah referensi kalian ya sekian Terima Kasih.

Sharingconten

Setiap pendosa punya masa depan - Setiap orang alim punya masa lalu

Tinggalkan Balasan

Close Menu
%d blogger menyukai ini: