Admin Setiap pendosa punya masa depan - Setiap orang alim punya masa lalu

Nama Usaha untuk Kerajinan yang Keren

7 min read

Punya ide usaha tapi bingung menentukan nama? Membuat nama bisnis memang tidak mudah, banyak pertimbangan yang perlu dilakukan.

Nama usaha untuk kerajinan di bawah ini akan membantu Anda membangun branding yang bagus.

Merek yang sudah dibuat pun perlu didapatkan agar benar-benar menjadi hak milik Anda sepenuhnya.

Mendaftarkan merek bisnis tidak ribet kok. Pastikan nama usaha yang otentik merupakan hal utama dalam branding bisnis.

Apa Itu Usaha Kerajinan?

Usaha kerajinan merupakan usaha pada bidang produk yang menonjolkan fungsinya untuk dipakai atau dijadikan pajangan karena nilai estetika keindahannya.

Semakin tinggi kualitas bahan serta kerumitan dalam proses pengolahan barang tersebut, tentu harga jualnya akan semakin tinggi.

Dalam menjalankan usaha kerajinan ini, tentunya penting bagi Anda memberikan nama usaha yang baik.

Nama usaha menjadi salah satu penentu sukses atau tidaknya usaha yang dijalani.

Tips Memilih Nama Usaha untuk Kerajinan

Tips Memilih Nama Usaha untuk Kerajinan

Usaha kerajinan cukup beragam jenisnya. Pemilihan nama usaha di bidang ini pun tidak boleh sembarangan.

Anda bisa mendapat banyak keuntungan dengan memilih nama brand yang relevan dan sesuai. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa tips mudah memilih nama usaha kerajinan.

1.     Cari Nama yang Singkat dan Jelas

Nama brand yang singkat dan jelas merupakan hal dasar yang perlu dipertimbangkan. Nama yang sederhana juga cenderung lebih mudah diperkenalkan kepada masyarakat.

Calon customer lebih menerima nama yang jelas dan tidak berbelit-belit.

Pada dasarnya, memang tidak ada patokan tetap untuk menentukan nama bisnis. Meskipun dibuat singkat, Anda juga harus memastikannya relevan dengan bidang bisnis yang digeluti.

Dengan demikian, proses branding melalui nama usaha lebih mudah dilakukan.

2.     Pilih Nama yang Mudah Dieja dan Bermakna

Mungkin Anda menyadari bahwa brand-brand terkenal saat ini memiliki pengucapan yang mudah. Nama usaha yang berbelit-belit tentu menyulitkan customer.

Bahkan jika usaha tersebut memiliki website online, resiko typo bisa saja terjadi.

Selain itu, pakailah nama yang memiliki makna tersendiri. Biasanya, hal tersebut akan merepresentasikan produk atau jasa yang dijual. Membuat nama yang relevan juga penting dilakukan.

Pastikan pula nama yang digunakan cukup efektif. Misalnya, menggunakan nama “Toko Kayu Hias” lebih mudah diingat, dibanding “Toko Kayu Hias Aneka Corak”.

3.     Gunakan Nama Produk atau Jasa

Usaha kerajinan yang muncul saat ini semakin beragam. Ide kreatif yang dikembangkan bisa menghasilkan karya seni yang luar biasa. Pemberian nama brand menggunakan nama produk juga bisa dicoba.

Contohnya jika kerajinan yang dijual berupa karya seni akrilik, Anda bisa membuat merek bernama “Raja Akrilik”. Nama brand tersebut dapat membuat orang langsung nyambung dengan produk apa yang dijual.

4.     Pastikan Nama Brand Otentik

Setelah menentukan nama brand yang pas, Anda harus memastikan bahwa brand tersebut benar-benar otentik.

Brand harus unik, berbeda, dan belum pernah dipakai orang sebelumnya. Oleh karena itu, penting untuk mengecek apakan nama bisnis sudah pernah digunakan atau belum.

Terlebih jika bisnis yang dijalani sudah mulai berkembang. Tentunya, brand yang dipakai pun harus benar-benar sepenuhnya milik Anda.

Nama Usaha yang Unik dan Belum Dipakai

Alasan Membuat Nama Perusahaan Industri Kerajinan yang Tepat

Alasan Membuat Nama Perusahaan Industri Kerajinan yang Tepat

Sama seperti bidang usaha lainnya, menentukan nama perusahaan kerajinan juga membutuhkan banyak pertimbangan. Berikut beberapa alasan mengapa proses branding sangat penting dilakukan.

1.     Produk Lebih Mudah Dikenali

Meski skala produksi kerajinan masih dalam skala kecil, tak jarang kualitasnya justru lebih bagus.

Contohnya usaha kerajinan tradisional di desa yang tidak lebih terkenal dengan produk kerajinan di kota besar. Hal ini karena merek dagang yang belum jelas dan sesuai.

Bagi Anda yang mulai menjalani usaha di bidang kerajinan, jangan melewatkan proses branding ini ya.

Nyatanya, penamaan nama bisnis yang tepat bisa membuat omset meningkat tajam lho. Produk kerajinan akan lebih mudah dikenali masyarakat di berbagai daerah.

2.     Bisnis Lebih Dipercaya Masyarakat

Produk-produk yang dijual di supermarket cenderung lebih dipercaya dibanding di pasar tradisional.

Padahal, kualitasnya sama-sama bagus, mengapa demikian? Salah satu alasannya adalah produk di pasar tradisional tidak memiliki brand yang jelas.

Di sinilah Anda bisa menemukan pentingnya memiliki merek untuk produk yang dijual. Termasuk ketika menjual aneka barang kerajinan.

Terlebih jika barang yang dijual memang memiliki kualitas yang bagus. Anda tidak boleh melewati proses branding karena ini akan sangat berpengaruh terhadap bisnis.

3.     Pembeda dari Produk Sejenis

Persaingan antar pelaku bisnis memang semakin ketat. Hampir setiap hari, ada saja pebisnis baru yang bergerak di bidang yang serupa. Hal ini pada dasarnya merupakan proses alamiah agar ekonomi semakin berkembang.

Oleh karena itu, gunakanlah brand yang tepat agar karena hal ini merupakan pembeda dari produk sejenis.

Mungkin Anda sudah kepikiran untuk membuat kerajinan tas yang unik, namun bisnis yang sejenis juga sudah ada sebelumnya.

Anda bisa membuatnya berbeda dibanding pesaing dengan menentukan nama merek yang tepat dan sesuai.

4.     Menunjukkan Identitas Bisnis

Mau bisnis skala besar atau kecil, pada dasarnya memang harus punya identitas. Produk kerajinan tangan yang Anda buat selama ini perlu memiliki branding yang tepat.

Pemberian nama usaha yang sesuai bisa menjadi bukti identitas dari perusahaan yang dibuat.

Contoh mudahnya adalah bisnis kedai kopi Janji Jiwa yang sudah cukup terkenal saat ini. Perusahaan tersebut menggunakan logo dan nama yang menunjukkan dua orang sedang berjanji.

Hal tersebut bisa jadi bermakna bahwa Janji Jiwa berkomitmen membuat sajian minuman yang berkualitas dan enak.

5.     Menciptakan Pangsa Pasar Lebih Luas

Alasan lainnya yang membuat proses branding sangat dibutuhkan adalah untuk memperluas pangsa pasar. Bisnis yang berhasil membuat branding akan membuat jangkauan konsumen lebih luas.

Bahkan jika Anda membuat kerajinan tradisional pun bisa dijual di swalayan, asalkan menggunakan branding yang tepat, baik dari segi pemberian nama merek, pengemasan, dan logo produk.

Syarat Nama Usaha untuk Kerajinan

Syarat Nama Usaha untuk Kerajinan

Sebelum menentukan nama usaha kerajinan, Anda harus memperhatikan beberapa persyaratan di dalamnya. Persyaratan penting di bawah ini sebaiknya diperhatikan dengan benar agar proses branding berhasil.

1.     Kejelasan Pesan

Pesan yang ingin disampaikan melalui nama usaha harus jelas dan tidak ambigu. Misalnya jika usaha yang digeluti adalah kerajinan flanel, maka jangan menggunakan kata ‘lezat’.

Nantinya orang-orang akan mengira produk yang dijual adalah makanan.

Sebaiknya usahakan menggunakan kata-kata yang masih berkaitan dengan bidang bisnis yang dijalani. Jika diperlukan, Anda juga bisa menggunakan istilah dalam bidang kerajinan.

2.     Gak Ketinggalan Zaman alias Trendy

Nama usaha yang baik adalah yang tidak terkesan jadul sehingga susah dikenali. Namun bukan berarti harus memasukkan istilah-istilah anak zaman now.

Penggunaan nama jadul bisa membuat anggapan produk Anda sudah ketinggalan zaman.

3.     Mudah Diingat

Syarat ini tampaknya menjadi hal wajib yang perlu dipertimbangkan. Memilih nama usaha kerajinan yang mudah diingat merupakan keharusan.

Bahkan tidak hanya untuk bidang bisnis kerajinan saja. Nama yang mudah diingat tentu akan memudahkan calon konsumen.

Jika Anda perhatikan, brand terkenal saat ini memang menggunakan nama yang mudah diingat. Contohnya Bukalapak, Tokopedia, Blibli, dan sebagainya.

4.     Mudah Dibaca dan Tidak Berbelit-belit

Usahakan untuk menghindari huruf mati atau konsonan yang terlalu banyak. Jika diucapkan saja sulit, maka diingat saja rasanya lebih sulit.

5.     Menggambarkan Produk atau Jasa

Gunakanlah nama usaha yang dapat memberikan deskripsi pada produk atau jasa yang ditawarkan. Artinya, konsumen akan langsung mengerti produk apa yang dijual ketika mendengar mereknya pertama kali.

Misalnya jika nama brand “Wooden Art”, konsumen sudah mengetahui bahwa produk yang dijual berupa kerajinan dari kayu.

Contoh lainnya adalah toko online seperti jamtangancantik.com, sudah pasti produk yang dijualnya berupa jam tangan.

6.     Tidak Menyinggung Pihak Lain

Menggunakan nama brand yang menyinggung pihak lain bukanlah ide yang bagus. Nama tersebut bisa menjadi kontroversi yang baru di tengah masyarakat.

Bahkan berpotensi besar memberikan rating jelek pada bisnis yang dijalani.

Nama Usaha Sembako yang Bikin Sukses

Nama Usaha Kerajinan Lokal

Nama Usaha Kerajinan Lokal

Benda kerajinan di Nusantara memang begitu beragam. Bahkan Anda bisa menjadikannya kesempatan bisnis yang besar.

Terlebih jika Anda bisa melakukan branding yang tepat. Produk kerajinan yang dijual bisa terkenal sampai luar negeri lho.

Contoh kerajinan lokal seperti batik, ukiran kayu, boneka wayang, anyaman, kain tenun, dan lain-lain. Memberikan nama brand yang tepat bisa membuat produk lokal semakin dikenal.

Bahkan masyarakat di perkotaan pun semakin banyak yang melirik tas dari anyaman tradisional.

Hal ini membuktikan bahwa branding yang baik dapat membuat pangsa pasar lebih luas. Berikut merupakan contoh nama usaha kerajinan lokal yang bisa dijadikan referensi:

  • Mode Tenunku
  • Anyamanku Store
  • My Precious Bag
  • Kain Tenun Klarisa
  • Gudang Tenun
  • Kain Nusantara
  • Fashionatic
  • Kinanku Store

Nama Usaha Kerajinan Kulit

Kerajinan kulit memang tidak pernah sepi peminat. Berbagai produk dari kulit memang memiliki nilai jual yang tinggi seperti tas, sepatu, sandal, tali jam tangan, dan  lain-lain.

Bagi Anda yang bergerak di bidang bisnis ini, berikut nama-nama brand yang bisa dijadikan referensi:

  • Tas Kulit Khaira
  • Jam Tangan Bosku
  • Abella Shoes
  • Ava & Dina
  • Clare Store
  • Tas Chiara
  • Jam Tangan Eliana

Nama Usaha Kerajinan Lampu Hias

Nama Usaha Kerajinan Lampu Hias

Lampu hias dengan berbagai model saat ini sedang trend. Terlebih jika Anda bisa mengkombinasikannya dengan berbagai warna.

Lampu kekinian untuk menghiasi kamar juga sedang banyak diburu. Jika Anda bergerak di bidang ini, pilihlah nama toko yang sesuai dan relevan.

Selain itu, gunakan nama yang singkat dan mudah diingat. Berikut beberapa contoh nama usaha kerajinan lampu hias yang bisa menjadi referensi:

  • Toko Lampu Hannalia
  • Lampu Imut Imut
  • Lilona Cute
  • Lampu Liliput
  • Lilou
  • Lampu Hias Murah
  • Michalina Art
  • Lampu Hias Sophia
  • Grosir Lampu Unik

Nama Usaha Kerajinan Handmade

Usaha kerajinan handmade unik saat ini kian menjanjikan. Bisnis ini memang mengutamakan ide kreatif dan keterampilan seseorang. Dengan memaksimalkan kreativitas, keuntungan besar pun akan didapatkan.

Salah satunya adalah gelang handmade yang semakin diminati generasi milenial saat ini. Anda bisa sekalian membuat liontin dari inisial nama konsumen.

Gelang jenis ini cukup banyak peminatnya lho. Namun, Anda juga perlu melakukan branding dengan nama yang unik dan mudah diingat.

Untuk nama usaha untuk kerajinan handmade, berikut beberapa referensi yang bisa diambil:

  • House of Kraftie
  • Gelang Adelmo
  • Benito Krafty
  • Cillio Art
  • Toko Gelang Enzo
  • Choco Handmade
  • Amale Handmade
  • Gelang Anjali
  • Arna Aksesoris
  • Aditi Gelang Bandung
  • Gelang Bandung Unik
  • Charu Creative
  • Fiona Handmade
  • Gelang Gizzel
  • Saniya Grosir Gelang
  • Humeera Art

Nama Usaha Kerajinan Fiber

Nama Usaha Kerajinan Fiber

Kerajinan fiber menggunakan fiberglass sebagai bahan bakunya. Bahan tersebut dibuat dengan teknik khusus dengan resin agar kuat.

Produk kerajinan ini memiliki nilai seni yang tinggi. Apalagi jika Anda bisa melakukan branding dengan baik.

Jika Anda ingin membuka bisnis di bidang kerajinan fiberglass, berikut nama toko yang bisa dijadikan rujukan:

  • Roofa Crafte
  • Zahara Kreasi
  • Jovanka Fiber
  • Maheswari Fiber

Nama Usaha Kerajinan Kain Flanel

Kain flanel menjadi salah satu bahan kerajinan yang bisa dibuat berbagai produk unik. Misalnya tas, tempat HP, tempat pensil, bros, dompet, dan lain-lain.

Kain ini memiliki banyak warna menarik yang bisa dijadikan karya seni yang mengagumkan.

Branding kerajinan kain flanel diperlukan agar Anda dapat memperkenalkan produk ke masyarakat luas. Berikut contoh-contoh nama usaha untuk kerajinan kain flanel:

  • Kreasi Flanelku
  • Fanel Store
  • Flanel Craftie
  • Flanelis
  • Toko Flanel Lengkap
  • Souvenir Flanel Imut
  • Flanel Imutku

Nama Usaha Rice Bowl yang Bikin Sukses

Nama Usaha Kerajinan dari Kayu

Nama Usaha Kerajinan dari Kayu

Meski terkesan jadul, tapi kolektor kerajinan kayu cukup banyak lho. Banyak yang berminat terhadap produk dari kayu karena keunikannya.

Di Indonesia sendiri, peluang kerajinan dari kayu cukup tinggi. Hal ini karena bahan kayu yang tersedia seperti kayu jati, sonokeling, akasia, dan lain-lain.

Bagi Anda yang ingin memulai usaha kerajinan kayu, berikut contoh-contoh nama toko yang bisa dijadikan pilihan:

  • Wooden Krafty
  • Toko Kayu Hias
  • Kayu Cantik Manis
  • Toko Souvenir Wooden
  • Gantungan Kayu Cantik
  • I Love Wood
  • Akasia Krafity
  • Ganci Kayu Unyu
  • Grosir Ganci Murah

Nama Usaha Kerajinan Bambu

Jika Anda ingin membuka usaha kerajinan bambu, pemberian nama brand harus tepat sasaran.

Gunakan banyak pertimbangan agar karena sebuah brand bisa mempengaruhi keberhasilan bisnis. Usaha kerajinan bambu sendiri cukup beragam.

Tak jarang bambu juga dijadikan furniture yang dihias sehingga bernilai seni tinggi. Kerajinan bambu memang menarik untuk dijadikan kesempatan bisnis.

Terlebih untuk Anda yang memiliki kreativitas tinggi. Bambu bisa dijadikan aneka produk hiasan, baik untuk di dalam maupun di luar rumah.

Berikut referensi nama-nama usaha untuk kerajinan bambu:

  • Bambuku Bambumu
  • Bambu Kreasiku
  • Bambam Store
  • Panda Create House
  • My Bamboo
  • Bambu Unyu

Nama Usaha Kerajinan untuk Pasar Global

Nama Usaha Kerajinan untuk Pasar Global

Produk kerajinan Indonesia berpotensi besar terkenal sampai ke luar negeri lho. Proses branding yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan bisnis kerajinan.

Tangan-tangan kreatif orang Indonesia memang tidak perlu diragukan lagi.

Selain itu, masyarakat lokal memang cukup pandai memanfaatkan bahan yang ada. Oleh karena itu, tinggal proses branding saja yang perlu ditingkatkan.

Apabila target Anda adalah pasar global, diperlukan pemberian nama yang sesuai untuk kerajinan jenis ini.

Berikut ini merupakan contoh-contoh nama usaha kerajinan untuk menjangkau pasar global:

  • Etinne Art
  • Cosmin Krafity
  • Cyrillo Wooden Art
  • Levi Wooden Art
  • Choco Art
  • Autumn Art Store
  • Brisa Art
  • Finollal Art
  • Galena Cutie
  • Irina Modern Craft
  • Madeline Cute Stuff
  • Zoya’s Stuff

Nama Usaha Kerajinan untuk Pasar Lokal

Nama Usaha Kerajinan untuk Pasar Lokal

Menjual usaha kerajinan di pasar lokal juga membutuhkan branding yang bagus. Mengingat masyarakat saat ini memang cenderung menyukai hal-hal berbau modern.

Tidak perlu khawatir, branding yang mumpuni dapat membuat omset bisnis kerajinan meningkat pesat lho.

Bagi Anda yang bergerak di bidang bisnis kerajinan untuk area lokal, kesempatan emas tidak boleh dilewatkan.

Buatlah nama merek yang menarik, mudah diingat, dan merepresentasikan bisnis yang dijalani. Berikut contoh-contoh kerajinan untuk pasar lokal:

  • Anyaman Jelita
  • Kain Tenun Mevvah
  • Kain Tenun Bellinda
  • Akrilik Cantik
  • Linda Aksesorisku

Bagaimana, apakah Anda sudah mendapatkan referensi nama usaha untuk kerajinan yang bagus?

Pemilihan nama usaha menjadi salah satu proses branding yang tidak boleh dilewatkan. Oleh karena itu, pertimbangkanlah secara matang ya.

Boleh Copas, Wajib Terakan Sumber !!!

Admin Setiap pendosa punya masa depan - Setiap orang alim punya masa lalu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *