Cara Mudah Membuat Flowchart Yang Baik dan Benar

Membuat Flowchart

Contoh flowchart – Dalam membuat suatu pemrograman entah itu web atau mobile, maka dibutuhkanlah sebuah flowchart atau diagram alir guna menjelaskan tentang proses-proses dalam suatu pemrograman.

Untuk para programmer tentuya sudah tahu apa? Itu flowchart, dan untuk apa? Kegunaannya. Nah, pada kali ini khususnya bagi kalian yang belum mengetahui apa? Itu flowchart, simbol flowchart, jenis, dan contoh flowchart, mari simak penjelasnya secara detail pada isi artikel kali ini yang saya akan jelaskan.

Pengertian Flowchart

Pengertian Flowchart

Pengertian flowchart merupakan suatu penggambaran secara grafik mulai dari langkah, urutan, dan prosedur pada suatu pemrograman. Selain itu flowchart dapat membantu menganalisis dan memecahkan suatu masalah kedalam suatu segmen-segmen yang lebih kecil.

Selain itu flowchart juga dapat membantu terutama dalam menganalisis alternatif-alternatif lain di dalam suatu pengoperasian.

Flowchart ini sangat membantu terutama untuk memberikan solusi selangkah demi selangkah dalam mengatasi pada suatu masalah yang ada di dalam proses. Selain itu pada bagan alir atau flowchart ini sering sekali digunakan untuk alat bantu seperti komunikasi dan untuk dokumentasi.

Tujuan Membuat Flowchart

  • Menggambarkan urutan atau tahapan dari penyelesaian masalah
  • Menggambarkan permasalahan secara sederhana, terurai, rapi dan jelas

Jenis Flowchart Dan Artinya

Flowchart terbagi atas 5 jenis, yaitu :

  1. Bagan alir sistem (systems flowchart).
  2. Bagan alir dokumen (document flowchart).
  3. Bagan alir skematik (schematic flowchart).
  4. Bagan alir program (program flowchart).
  5. Bagan alir proses (process flowchart).

Contoh Algoritma Dan Flowchart

Contoh Algoritma Dan Flowchart

Tanpa panjang lebar berikut adalah contoh algoritma dan flowchart yang dapat di pelajari.

  1. Menghitung Luas Segitiga

Algoritma Menghitung Luas Segitiga

Analisis:

  • Input : a (alas) dan t (tinggi)
  • Luas Segitiga = a*t/2

Algoritma:

  • Masukan nilai alas (a) dan nilai tinggi segitiga (t)
  • Maka untuk menghitung luas digunakan rumus alas dengan tinggi yang sudah ditentukan
  • Rumus untuk menghitung Luas Segitiga yaitu L = 1/2*a*t
  • Nilai Luas (L) akan dicetak menjadi output ke suatu perangkat output (keluaran)

Flowchart Menghitung Luas Segitiga

Flowchart Menghitung Luas Segitiga

  1. Menghitung Keliling Lingkaran

Algoritma Keliling Lingkaran

Analisis:

  • Input: r (jari-jari lingkaran) dan phi
  • Keliling Lingkaran K=2*phi*r

Algoritma :

  • Menetapkan nilai phi = 3.14
  • Menghitung jari-jari lingkaran
  • Rumus untuk menghitung Keliling Lingkaran yaitu K=2*phi*r
  • Nilai Keliling Lingkaran (K) akan dicetak menjadi output ke suatu perangkat output (keluaran)

Flowchart Keliling Lingkaran

Flowchart Keliling Lingkaran

  1. Menghitung Luas Persegi Panjang

Algoritma Luas Persegi Panjang

Analisis :

  • Input: p (panjang) dan l (lebar)
  • Luas Persegi Panjang L = p*l

Algoritma:

  • Inputkan panjang
  • Inputkan lebar
  • Rumus untuk menghitung L yaitu L= p*l
  • Nilai Luas (L) akan dicetak menjadi output ke suatu perangkat output (keluaran)

Flowchart Luas Persegi Panjang

Flowchart Luas Persegi Panjang

  1. Mengirim Surat

Algoritma Mengirim Surat

  • Ketik atau tulis surat
  • Siapkan sampul surat atau amplop
  • Masukkan surat ke dalam amplop yang tersedia
  • Lem amplop surat dengan baik
  • Tuliskan alamat pengiriman surat, jika tidak ingat, lebih dahulu ambil buku alamat & cari alamat yg dituju, lalu tulis alamat amplop surat.
  • Beli dan tempelkan perangko pada amplop
  • Pergi ke kantor pos dan bawa surat utk diserahkan pd pegawai pos

Flowchart Mengirim Surat

Flowchart Mengirim Surat

  1. Menghitung Keliling Persegi yang diketahui luas

Algoritma Menghitung Keliling Persegi  yang diketahui luas

Analisis:

  • Input: L (Luas)
  • Input: S ( sisi )
  • Hitung Sisi: S = L : 2
  • Hitung Keliling Persegi: K= 4*S

Algoritma:

  • Inputkan Luas Persegi
  • Hitung Sisi Menggunakan rumus diatas
  • Hitung keliling persegi menggunakan rumus diatas
  • Nilai K(Keliling Persegi  ) akan dicetak sebagai output ke perangkat output (keluaran)

Flowchart Menghitung Keliling Persegi yang diketahui luas

Flowchart Menghitung Keliling Persegi yang diketahui luas

  1. Menentukan Bilangan Ganjil atau Genap

Algortima Menentukan Bilangan Ganjil atau Genap

  • Inputkan sebuah bilangan (bilangan bulat)
  • Bagi bilangan yang sudah diinputkan dengan angka 2
  • Jika menghasilkan sisa pembagian ( 0 ) maka bilangan tersebut genap
  • Jika menghasilkan sisa pembagian bukan (0) bimaka bilangan tersebut ganjil

Flowchart Menentukan Bilangan Ganjil atau Genap

Flowchart Menentukan Bilangan Ganjil atau Genap

  1. Menentukan Kelulusan Mahasiswa

Algoritma Menentukan Kelulusan Mahasiswa

  • Nama mahasiswa dan nilai (sudah terbaca)
  • Kalau mahasiswa mendapat nilai >70 maka ket “ lulus”
  • Kalau mahasiswa mendapat nilai <70 maka ket “tidak lulus”
  • Data nama, nilai dan keterangan akan ditampilkan

Flowchart Menentukan Kelulusan Mahasiswa

Flowchart Menentukan Kelulusan Mahasiswa

  1. Konversi Suhu

Algoritma Konversi Suhu

  • Inputkan besaran suhu dalam celcius (satuan celcius)
  • Untuk melakukan konversi suhu dari celcius ke Reamur digunakan rumus :  R = 4/5 * C
  • Untuk melakukan konversi suhu dari celcius ke Farenheit digunakan rumus berikut : F = 9/5 * C + 3
  • Suhu dalam besaran Reamur dan Farenheit akan ditampilkan

Flowchart Konversi Suhu

Flowchart Konversi Suhu

  1. Penerimaan Mahasiswa Baru

Algoritma Penerimaan Mahasiswa Baru

  • Calon Mahasiswa datang ke Bagian Pendaftaran.
  • Membeli dan mengisi formulir
  • Membayar uang kuliah semester awal ( sesuaikan dengan kampus)
  • Mengumpulkan dan menyerahkan persyaratan
  • Jika persyaratan sudah lengkap? Jika tidak maka akan kembali lagi ke proses mengumpulkan persyaratan.
  • Menerima kartu mahasiswa, jadwal orientasi, dan Kuliah.
  • Mengikuti orientasi
  • Kuliah

Flowchart Penerimaan Mahasiswa Baru

Flowchart Penerimaan Mahasiswa Baru

  1. Membuat Kopi Instan

Algoritma Membuat Kopi Instan

  • Buka Kemasan Kopi sachet yang sudah dibeli
  • Setelah itu tuangkan Kopi Kedalam gelas
  • Panaskan air hingga Mendidih
  • Tuangkan airpanas Ke dalam Gelas
  • Lalu aduk hingga merata
  • Kopi Instan siap dinikmati

Flowchart Membuat Kopi Instan

Flowchart Membuat Kopi Instan

  1. Membuat Nasi Goreng

Algoritma Membuat Nasi Goreng

  • Nyalakan kompor gas
  • Letakan wajan diatas kompor
  • Tuangkan sedikit minyak goreng
  • Masukan bumbu ke atas wajan
  • Tuangkan nasi secukupnya
  • Beri sedikit garam
  • Coba rasakan pas atau tidak bumbunya
  • Jika kurang garam tambahkan sedikit lagi
  • Nasi goreng siap dinikmati

Flowchart Membuat Nasi Goreng

Flowchart Membuat Nasi Goreng

  1. Pemesanan Makanan

Algoritma Pemesanan Makanan

  • Pertama pelanggan singgah ke rumah makan
  • Pelanggan menentukan pilihan makanan melalui menu yang tersedia
  • Jika makanan sesuai selera konsumen maka mereka akan jadi memesan, jika tidak maka tidak akan ada pemesanan
  • Jika pelanggan jadi memesan maka menu akan terpilih
  • Pelayanan akan melihat stok makanan, jika tersedia maka akan dirposes jika tidak pelayan akan menyarankan konsumen untuk memilih menu yang lain.
  • Setelah diproses kosumen akan menerima makanan yang sudah dipesan
  • Selanjutnya akan terjadi transaksi pembayaran di kasir
  • Kasir akan memberikan kwitansi atau bukti pembayaran
  • Jika semua tahap telah dilalui (makanan sudah dibayar) maka konsumen akan pergi meninggalkan rumah makan

Flowhcart Pemesanan Makanan

Flowhcart Pemesanan Makanan

  1. Penjumlahan 2 Angka

Algoritma Penjumlahan 2 Angka

  • Masukan angka pertama (a) dan kedua (b)
  • Jumlahkan dengan rumus a+b
  • maka akan ditampilkan hasil dari a+b

Flowchart Penjumlahan 2 Angka

Flowchart Penjumlahan 2 Angka

  1. Menghitung Nilai Akhir

Algoritma Menghitung Nilai Akhir

  • Inputkan Nim dan Nama
  • Inputkan Kehadiran dari, nilai tugas, kuis, UTS, dan UAS
  • Rumus Nilai Akhir : kehadiran*0.05+tugas*0.25+kuis*0.15+UTS*0.25+UAS*0.30
  • Tampilkan Nilai Akhir

Flowchart Menghitung Nilai Akhir

Flowchart Menghitung Nilai Akhir

  1. Menghitung Umur Seseorang

Algoritma Menghitung Umur Seseorang

  • Inputkan tahun sekarang (TS)
  • Inputkan tahun lahir (TL)
  • Hitung menggunakan rumus : TS – TL
  • Tampilkan jumlah umur

Flowchart Menghitung Umur Seseorang

Flowchart Menghitung Umur Seseorang

  1. Menghitung Jam ke Detik

Algoritma Menghitung Jam ke Detik

  • Input Jam
  • Hitung menggunakan Rumus : Jam * 3600
  • Tampilkan detik

Flowchart Menghitung Jam ke Detik

Flowchart Menghitung Jam ke Detik

  1. Menghitung Jam ke Menit

Algoritma Menghitung Jam ke menit

  • Inputkan Jam
  • Hitung menggunakan Rumus : Jam * 60
  • Tampilkan Menit

Flowchart Menghitung Jam ke menit

Flowchart Menghitung Jam ke menit

  1. Menghitung KM ke Meter

Algoritma Menghtiung KM ke Meter

  • Inputkan KM
  • Hitung menggunakan rumus : KM*1000
  • Cetak Meter

Flowchart Menghtiung KM ke Meter

Flowchart Menghtiung KM ke Meter

  1. Menghitung KG ke Gram

Algoritma Menghtiung KG Ke Gram

  • Inputkan KG
  • Hitung menggunakan rumus : KG * 1000
  • Maka akan tampil Gram

Flowchart Menghtiung KG Ke Gram

Flowchart Menghtiung KG Ke Gram

  1. Melakukan Panggilan Telepon

Algoritma Panggilan Telepon

  • Ambil Hape
  • Pilih Menu Kontak
  • Pilih Nomor atau kontak
  • Tekan tombol telepon

Flowchart Panggilan Telepon

Flowchart Panggilan Telepon

  1. Mengirim Sms

Algoritma Mengirim SMS

  • Buka Menu SMS
  • Pilih kontak / nomor telepon
  • Ketikan pesan
  • Tekan tombol kirim
  • SMS akan terkirim

Flowchart Mengirim SMS

Flowchart Mengirim SMS


Contoh Algoritma Pemrograman


Cara Membuat Flowchart

Cara Membuat Flowchart

Dalam membuat suatu flowchart tentunya tidak ada rumus atau patokan bersifat mutlak. Karena flowchart adalah suatu gambaran hasil pemikiran manusia dalam menganalisa suatu masalah-masalah dengan komputer.

Sehingga flowchart yang dihasilkannya bisa bermacam variasi antara satu pemrogram dengan pemrogram lain. Namun dalam setiap garis besar, pada pengolahanya selalu terdiri dari tiga bagian utama, yakni seperti;

  1. Input berupa bahan mentah
  2. Proses pengolahan
  3. Output berupa bahan jadi.

Untuk pengolahan data dengan menggunakan komputer, dapat dirangkum dengan urutan dasar untuk memecahkan pada suatu masalah-masalah tertentu, berikut urutanya;

  1. START: Berisi intruksi untuk persiapan pada peralatan yang di perlukan sebelum menangani pemecahan masalah
  2. READ: Berisi instruksi untuk membaca suatu data dari sebuah peralatan input.
  3. PROCESS: Berisi kinerja atau aktivitas yang berkaitan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang dibaca.
  4. WRITE: Berisi instruksi untuk merekam hasil kegiatan ke perlatan output.
  5. END: Untuk mengakhiri kegiatan pada suatu pengolahan

Bila seorang dapat menganalisis pada suatu programmer tentunya akan membuat flowchart, pada hal ini ada beberapa petunjuk yang perlu diperhatikan, diantaranya seperti:

  1. Flowchart digambarkan dari suatu halaman misal dari atas ke bawah dan dari kiri kekanan.
  2. Aktivitas yang sudah digambarkan harus dapat didefinisikan secara hati-hati. Pada definisi ini harus bisa di fahami dan dimengerti oleh si pembacanya
  3. Kapan aktivitas dapat dimulai dan berakhir, itu harus bisa ditentukan dengan jelas.
  4. Setiap langkah-langkah dari suatu aktivitas harus dapat diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja
  5. Setiap langkah-langkah dari suatu aktivitas juga harus berada pada urutan yang benar (jangan sampai salah).
  6. Lingkup dan range dari suatu aktivitas yang digambarkan harus ditelusuri dengan cara berhati-hati. Untuk percabangan yang memotong aktivitas terutama yang masih dalam proses penggambaran, itu tidak perlu digambarkan pada suatu flowchart yang sama.
  7. Pada simbol konektor wajib digunakan, dan untuk percabangannya harus diletakan pada halaman yang terpisah. Jika tidak demikian maka akan menghilang pada keseluruhanya terhadap percabangan yang tidak berkaitan dengan sistem.
  8. Gunakan simbol-simbol flowchart yang sesuai dengan standarnya.

Simbol Flowchart

Simbol Flowchart

Simbol-simbol yang biasa digunakan dalam flowchart dibagi menjadi 3 bagian diantaranya:

  1. Flow direction symbols

Simbol ini biasanya digunakan untuk menghubungkan simbol satu dengan simbol lain atau yang disebutnya dengan connecting line.

  1. Processing symbols

Simbol ini merupakan symbol yang menunjukan jenis operasi pengolahan pada suatu proses/prosedur.

  1. Simbol input/output

Simbol ini merupakan symbol yang biasa menunjukkan jenis peralatan yang digunakanya sebagai media alat input atau output.

Berikut adalah Simbol Flowchart beserta Fungsinya

Fungsi Flowchart

Fungsi Flowchart

  1. Memastikan bahwa program dapat memiliki alurnya sendiri
  2. Melihat keseluruhan pada program
  3. Melihat proses dari suatu program yang dijalankanya
  4. Pedoman dalam menyusun dan mengembangkan aplikasi

Contoh Flowchart Sederhana

Syarat agar dapat membuat flowchart yang jelas kalian harus tahu dan faham dulu akan symbol-simbol flowchart beserta fungsinya. Nah, berikut saya berikan flowchart sederhana untuk perhitungan suatu bilangan ganjil dan genap. Berikut adalah contohnya:

bilangan ganjil dan genap

Perhitungan dari algoritma pada flowchart dapat kalian lihat pada pembahasan dibawah ini:

  • Pertama yakni inputan data, setiap data yang masuk di haruslah bilangan bulat.
  • Setelah data inputan masuk, bagi bilangan bulat tersebut dengan angka 2.
  • Apabila sisa dari hasil pembagian itu 0, maka dapat diambil bilanganya genap.
  • Sebaliknya jika hasil sisa dari pembagian nilainya bukan 0, maka kesimpulannya bilangan tersebut adalah ganjil.
  • Selesai

Untuk contoh yang lain kalian dapat mencobanya sendiri, untuk setiap contoh tentunya akan berbeda alur flowchartnya.

Contoh Flowchart System

Flowchart sistem

Jenis flowchart yang pertama ini adalah flowchart sistem. Flowchart ini berfungsi untuk memberikan suatu gambaran alur kerja suatu sistem secara menyeluruh dan menjelaskan urutan prosedur-prosedur yang ada pada sistem. Contoh flowchart sistem ini seperti alur keja pabrik, alur produksi barang, alur pengriman dan lainnya.

Contoh Flowchart Proses

Jenis flowchart proses merupakan sebuah pengambaran dari suatu proses besar dengan menganalisis langkah-langkah pada suatu prosedur sistem.

Contoh Flowchart Dokumen

Flowchart dokumen atau paperwork ini lebih spesifik kepada manajemen berkas dokumen, laporan, surat-surat dan beberapa file penting lainnya.

Contoh Flowchart Perulangan

Didalam dunia pemrograman PHP tentunya ada empat sebuah perulangan yang pertama perulangan for, while, dan Do While. Namun ada juga perulangan foreach namun untuk kali ini saya akan membahas tiga perulangan saja.

  1. Flowchart Perulangan For

Flowchart Perulangan Fo

Algoritma dari flowchart diatas:

  • Mulai
  • Inisialisasi nilai awal i=1
  • Cek Kondisi apakah nilai i <=10 jika kondisi bernilai benar maka cetak kalimat “Belajar perulangan for”
  • Nilai i dilakukan increment (ditambahkan 1)
  • Cek kondisi kembali apakah nilai i <=10 bila kondisi bernilai benar (true) maka cetak kembali kelimat “belajar perulangan for”
  • Iterasi terus dilakukan hingga konisi bernilai salah (false)
  • Selesai

Impelemtasi kedalam program PHP

[su_table responsive=”yes” fixed=”yes”]

for ($i=1;$i<=10;$i++)

{

echo “Belajar Perulangan For $i <br>”;

}

[/su_table]

Hasil Ouput:

Flowchart Perulangan Do While

  1. Flowchart Perulangan While

Flowchart Perulangan While ae

Algoritma dari Flowchart diatas

  • Mulai
  • Inisialisasi nilai awal i =1
  • Cek kondisi apakah i <= 10 jika ya, maka cetak output “belajar perulangan while”
  • Nilai i ditambahkan 1
  • Cek kondisi kembali apakah i <=10 jika benar, maka kembali mencetak dan nilai i ditambahkan 1
  • Iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false)

Impelentasi kedalam program PHP

[su_table responsive=”yes” fixed=”yes”]

$i=1;

while ($i<=10)

{

echo “Belajar Perulangan While $i <br>”;

$i++;

}

[/su_table]

Hasil Output:

Flowchart Perulangan Do While

  1. Flowchart Perulangan Do While

Flowchart Perulangan While

Algoritma dari Flowchart diatas

  • Mulai
  • Inisialisasi nilai awal i =1
  • Cetak output “Belajar”
  • Nilai i ditambahkan 1
  • Cek kondisi apakah nilai i <= 10, jika kondisi bernilai benar, maka cetak output “Belajar Perulangan Do While
  • Kemudian selanjutnya nilai i kembali ditambahkan 1
  • Cek kondisi apakah nilai i masih <=10 jika ya, maka akan dicetak output kembali
  • Iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai false

Impelementasi kedalam program PHP

[su_table responsive=”yes” fixed=”yes”]

$i=1;

do

{

echo “Belajar Perulangan Do While $i <br>”;

$i++;

} while ($i<=10)

[/su_table]

Hasil Output:

Flowchart Perulangan Do While

Contoh Flowchart Percabangan

  1. Contoh Flowchart Percabangan Sederhana

Percabangan sederhana merupakan suatu percabangan yang tidak ada banyak perintah yang akan dikerjakan, atau kondisi lain yang perlu dipenuhi. Biasanya pada percabangan sederhana hanya mempunyai sebuah kondisi. didalam pemrograman kita mengenal percabangan IF ELSE. Berikut adalah contoh flowchartnya.

Contoh Flowchart Percabangan Sederhana

Contoh Percabangan Program PHP

[su_table responsive=”yes” fixed=”yes”]

<?php

if (2 % 2 == 0){

echo “Bilangan Genap”;

}else {

echo “Bilangan Ganjil”;

}

?>

[/su_table]

Hasil Flowchart Percabangan Sederhana

Program diatas dapat menghasilkan output bilangan genap karena sudah memenuhi kondisi 2 mod 2 adalah 0. karena bernilai true maka output bilangan genap yang ditampilkanya.

  1. Percabangan Bersarang

Perca bersarang merupakan percabangan yang memiliki lebih dari satu kondisi. Percabangan bersarang biasanya menggunakan IF ELSE IF. Pada contoh flowchart dibawah ini menunjukan percabangan dengan lebih dari satu kondisi.

Percabangan Bersarang

Pada flowchart diatas menggambarkan sebuah proses untuk menentukan kategori usia berdasarkan umur. Ada 4 buah kondisi yang masing-masing memiliki ketentuan yang harus dipenuhi untuk menentukan apakah seseorang masuk pada kategori usia anak-anak, remaja, dewasa parubaya, atau usia Tua (lansia).

Contoh Percabangan Bersarang Program PHP

[su_table responsive=”yes” fixed=”yes”]

<?php

$umur=35;

if($umur<=10){

echo “Anak-anak”;

} elseif ($umur<=18){

echo “Remaja”;

}elseif ($umur<=35){

echo “Dewasa”;

} elseif ($umur<=65){

echo “Parubayah”;

} else {

echo “Tua”;

}

?>

[/su_table]

Pada program diatas dapat menghasilkan output Dewasa karena umur yang dideklarasikan pada variabel $umur adalah 35. dan umur 35 masuk pada kategori usia dewasa.

  1. Flowchart Percabangan Kompleks

Selanjutnya Bagan alir yang lebih kompleks dibandingkan dengan sebelumnya. yang mana didalam sebuah percabangan ini terdapat suatu percabangan lain. Biasanya digunakan untuk mengambil sebuah keputusan berdasarkan beberapa kondisi yang harus terpenuhi.

Berikut adalah flochart untuk menentukan apakah seseorang penduduk di kategorikan sebagai penduduk miskin atau tidak.

Contoh Percabangan Kompleks Program PHP

Contoh Percabangan Kompleks Program PHP

[su_table responsive=”yes” fixed=”yes”]

<?php

$umur=20;

$Bekerja=’YA’;

$pendapatan=600000;

$sekolah=’YA’;

if($umur>=18){

if ($bekerja=’YA’)

{

if ($pendapatan<=500000)

{

echo “Penduduk Miskin”;

}else {

echo “Penduduk Tidak Miskin”;

}

}else {

if ($sekolah=’YA’)

{

echo “Penduduk Tidak Miskin”;

}else {

echo “Penduduk Miskin”;

}

}

}

?>

[/su_table]

Contoh Flowchart Switch Case

Pembahasan mengenai percabangan switch case c++ Percabangan ini biasa disebut dengan struktur kendali atau sebuah struktur kontrol dalam percabangan c++ ada staement if, statement if else dan statement if else if dan statement switch case.

Pernyataan switch case biasanya digunakan untuk membandingkan pada suatu variabel tunggal dengan beberapa nilai-nilai. Dan juga digunakan untuk pilihan yang banyak. Namun, tidak di anjurkan untuk pilihan yang sekiranya menggunakan jangkauan, karena hal tersebut merupakan alternatif dari pernyataan if else if.

flowchart dari switch case

Contoh Flowchart Switch Case

syntak dasar dari switch case

[su_table responsive=”yes” fixed=”yes”]

switch(variable){

case value_1:

statement 1;

break;

case value_2:

statement 2;

break;

case value_3:

statement 3;

break;

default:

statement 4;

break;

[/su_table]

Contoh program switch case

[su_table responsive=”yes” fixed=”yes”]

[/su_table]

#include <iostream>

#include <string>

using namespace std;

int main(){

char index;

string ket;

cout << “Masukkan index nilai anda : “;

cin  >> index;

switch(index){

case ‘A’:

ket = “Amat Bagus”;

break;

case ‘B’:

ket = “Bagus”;

break;

case ‘C’:

ket = “Cukup”;

break;

case ‘D’:

ket = “kurang”;

break;

default:

ket = “Nilai anda tidak masuk index wkwkw”;

}

cout << “keterangan index nilai = ” << ket << endl;

return 0;

}

Keterangan program switch case diatas

Pertama buatlah sebuah masukan, dengan menggunakan perintah cin, masukan index seprti contoh A,B,C,D pada inputan yang merupakan string pada switch case yakni untuk memilih mana yang sesuai dengan index yang akan dimasukkan.

Contoh jika yang dimasukkan index A maka yang kelar pada case juga memiliki index A dan jika yang dimasukkan tidak ada dalam index. Maka “default” inilah yang akan muncul.

Contoh dapat di lihat pada hasil program diatas. yang saya masukkan index B maka yang keluar index B, yang kedua index E, berhubung dengan index E tidak ada dalam pilihan (case), maka default adalah sebagai outputnya.

Contoh Flowchart Penjualan

Contoh Flowchart Penjualan

Contoh flowchart penjualan tunai dan penjelasannya, contoh flowchart penjualan barang, contoh flowchart penjualan kredit, contoh flowchart penjualan tiket pesawat, contoh flowchart penjualan baju, contoh flowchart penjualan obat, contoh flowchart penjualan tunai, contoh flowchart penjualan.

Contoh flowchart program, contoh flowchart perusahaan, contoh flowchart pembelian barang, contoh flowchart algoritma, contoh flowchart sistem, contoh flowchart sederhana, contoh flowchart akuntansi, contoh flowchart dokumen, contoh flowchart dalam kehidupan sehari hari.

Contoh Flowchart Perusahaan

Contoh Flowchart Perusahaan

Berdasarkan dari kedua definisi di atas dapat disimpulkan bahwa penjualan merupakan suatu kegiatan yang terdiri dari penjualan barang atau jasa baik secara kredit maupun tunai kepada pembeli, sehingga penjualan tersebut menjadi pendapatan (laba) atau untung bagi perusahaan.

Demikian pembahasan kali ini mengenai contoh dan jenis-jenis Flowchart, semoga dari pembahasan diatas dapat menambah ilmu pengetahuan anda, sekian semoga bermanfaat, Terima Kasih.

Tinggalkan Balasan